Wednesday, May 15, 2019

Lantik Pengurus TP-PKK, Fauzan Khalid: Peran PKK Sangat Dibutuhkan

Bupati Lombok Barat H. FAauzan Khalid Melantik Pengurus TP-PKK Lombok Barat Periode 2019-2024,  di Aula Kantor Bupati, Rabu (15/5)
Lombok Barat (postkotantb.com)- Sebanyak 30 anggota pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lombok Barat periode 2019-2024 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan di Aula Kantor Bupati Lombok Barat oleh Bupati H. Fauzan Khalid, Rabu (15/5). Acara juga disaksikan Sekda H. Moh. Taufiq, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, dan pengurus TP-PKK Kecamatan.

Bupati H. Fauzan Khalid selaku pembina TP- PKK Lombok Barat dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya kepada organisasi yang diketuai Hj. Khaeratun Fauzan Khalid lantaran sudah banyak membantu pemerintah dalam pembangunan dan mensejahtrakan masyarakat. Apalagi TP-PKK Lombok Barat banyak meraih prestasi hingga tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu Fauzan meminta TP PKK Lombok Barat terus bersinergi dengan Perangkat Daerah yang ada.

"Perlu menjadi komitmen kita bagaimana sepuluh program PKK itu bisa direalisasikan dengan bentuk praktis dan sejalan seperti yang sudah diprogramkan OPD," katanya.

Penurunan angka kasus stunting di Lombok Barat menjadi salah satu bukti keberhasilan sinergitas yang terjalin.

Tercatat, angka kasus stunting tahun 2007 di Lombok Barat cukup tinggi, yakni 49%. Dengan dukungan bupati serta keterlibatan lintas sektor seperti TP-PKK dan lainnya, angka kasus stunting dapat turun menjadi 32% di tahun 2016. Data terakhir menunjukkan, tahun 2018 angka kasus stunting di Lombok Barat turun menjadi 28%. 

"Banyak status stunting di NTB tinggi. Tapi saya yakin dengan kebersamaan PKK Lombok Barat, mereka mampu. Dilihat dari penurunan stanting selama 4 tahun terakhir ini cukup bagus," seru Fauzan.

"Untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat kedepan, peran PKK sangat dibutuhkan. Termasuk menaikkan Indeks Pengembangan Manusia (IPM) Lombok Barat setara dengan Provinsi NTB. Kalau kita sama-sama pasti bisa," lanjutnya menambahkan. (Eka)

No comments:

Post a Comment