Wednesday, May 1, 2019

Selamatkan Rekannya, Mahasiswa Unram Tewas Tenggelam di Pantai Kerandangan


Lombok Barat (postkotantb.com)- Seorang mahasiswa FKIP Unram, Ikhsan (20) yang beralamat di BTN Kekalik Mataram tewas tenggelam di pantai Kerandangan 3 Dusun Kerandangan, Desa Senggigi-Batulayar, Rabu (1/5). Korban terseret ombak saat hendak menyelamatkan rekannya Iksin Setiabudi (19) yang tenggelam.

Kronologis kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya melaksanakan kegiatan reuni Forum Pemuda Pesakambilo, (Forum Komunikasi Mahasiswa Bima) di pantai Kerandangan 3.

Sebelum kejadian korban bersama rekan-rekannya sempat makan bersama, kemudian pada pukul 13.00  Wita korban bersama rekannya Iksin Setiabudi pergi berenang ke pantai. Namun beberapa saat kemudian, salah satu temannya mendengar teriakan minta tolong bahwa ada yang tenggelam.

Mengetahui dua rekannya tenggelam, saksi berteriak meminta tolong kepada warga dan pedagang sekitar, mendengar teriakan tersebut, warga pun ikut mencari dan melaporkan kejadian ke petugas piket. Petugas piket kemudian menelpon dan meminta bantuan poket Polair res Lombok Barat di dermaga Senggigi.

Mendengar laporan ada korban tenggelam, Satu unit kapal patroli Polair dikerahkan untuk mencari kedua korban, korban Iksin Setiabudi yang tenggelam berhasil diselamatkan, namun Ikhsan yang sebelumnya menyelamatkan rekannya itu belum ditemukan.

Setelah dilakukan pencarian selama 1 jam, korban Ikhsan berhasil ditemukan 200 meter dari tempat kejadian. Korbanpun dibawa oleh Polair untuk dilakukan tindakan medis, namun korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia. Jenazah korban dibawa ke RS Bayangkara untuk dilakukan otopsi. 

Sebelumnya dalam mengantisipasi adanya korban tenggelam, Polsek Senggigi bersama Bhabinkamtibmas rutin melaksanakan Patroli di sekitar lokasi Pantai kerandangan, dan memasang plang himbauan agar para pengunjung di lokasi pantai kerandangan 1,2 dan 3 supaya tidak berenang di pantai karena rawan korban tenggelam, namun plang himbauan tersebut hilang. Selain itu, para pengunjung banyak yang tidak menghiraukan Himbauan tersebut. (Eka)

No comments:

Post a Comment