Lombok Barat, (postkotantb.com) –
Tiga siswa MAN Lombok Barat kembali mengharumkan nama madrasah. Pada Kejuaraan Pencak Silat Masmirah Championship 2026 tingkat Provinsi NTB yang digelar di Gelanggang Olahraga GOR Tastura Praya, Kabupaten Lombok Tengah, 28–30 Juli 2026, mereka berhasil membawa pulang 2 medali perak dan 1 medali perunggu.
Tiga atlet Merpati Putih MAN Lombok Barat yang naik podium yaitu:
- Dimas Andhika Mustafa, kelas XI Sosial 1: Juara II Tanding Kelas B Remaja Putra
- Rizkiya Putri, kelas XI Sain 3: Juara II Tanding Kelas B Remaja Putri
- Taufik Muhammad Firdaus Bawazir, kelas XI Sain 3: Juara III Tanding Kelas D Remaja Putra
Kejuaraan ini diikuti ratusan pesilat dari berbagai perguruan di Nusa Tenggara Barat, sehingga persaingan berlangsung cukup ketat.
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut prestasi ini bukti pembinaan ekstrakurikuler berjalan berkelanjutan.
"Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang kembali diraih siswa-siswi MAN Lombok Barat. Ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang sesuai bakat dan minatnya, termasuk di bidang olahraga," ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Menurut Kemas Burhan, keberhasilan para atlet adalah hasil kolaborasi pelatih, guru, tenaga kependidikan, hingga dukungan orang tua.
"Setiap prestasi yang diraih siswa adalah buah dari kerja keras bersama. Di balik setiap medali ada proses latihan yang disiplin, pendampingan para pelatih, doa orang tua, dan semangat anak-anak untuk terus berkembang. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain agar terus berani berkompetisi dan mengembangkan potensi yang dimiliki," tegasnya.
Ia menambahkan, MAN Lombok Barat akan terus memperkuat pembinaan ekstrakurikuler sebagai bagian dari upaya membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing.
Senada, Pembina Merpati Putih MAN Lombok Barat, M. Haezan, S.Sos mengatakan para atlet telah menjalani latihan intensif selama beberapa bulan.
"Anak-anak berlatih secara konsisten sambil tetap menjalankan kewajiban sebagai pelajar. Mereka mampu membagi waktu antara belajar dan latihan dengan baik. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan mereka sendiri," katanya.
Haezan juga menyebut kejuaraan ini menjadi sarana membangun karakter dan mental bertanding.
"Persaingan berlangsung sangat ketat karena diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah. Namun mereka mampu tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami berharap capaian ini menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan berikutnya, termasuk di tingkat nasional," ujarnya.
Prestasi tiga atlet Merpati Putih ini menambah deretan capaian nonakademik MAN Lombok Barat sepanjang tahun 2026. Madrasah terus mendorong pengembangan potensi peserta didik melalui ekstrakurikuler sebagai bagian dari pendidikan karakter, sportivitas, disiplin, dan kepemimpinan.
Dengan hasil ini, MAN Lombok Barat semakin menguatkan komitmen mencetak generasi yang unggul dan mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional. (Ramli Jamak)



0Komentar