Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Amin, Dusun Talwa, Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan silaturahmi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mendorong pengembangan potensi ekonomi serta pelestarian budaya masyarakat Tau Samawa.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa DGH. Faizal Salim, S.Ag., M.M.Inov., Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, jajaran Forkopimca Moyo Hulu, Camat Moyo Hulu beserta jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), pemerintah Desa Leseng, serta masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Amin.
Dalam sambutannya, Wabup Ansori menilai tradisi Maulid yang berlangsung dalam rentang waktu panjang di Kabupaten Sumbawa merupakan bagian dari kekayaan budaya Tau Samawa yang memiliki nilai sosial dan keagamaan.
Karena itu, tradisi tersebut menurutnya perlu terus dirawat dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas masyarakat Sumbawa.
"Maulid bukan hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga tradisi yang telah tumbuh di tengah masyarakat," ujar Wabup.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf kepada Kepala Desa Leseng serta bantuan untuk Masjid Nurul Amin. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan aset wakaf memiliki kepastian hukum dan terlindungi untuk kepentingan umat.
Wabup menekankan bahwa legalitas tanah wakaf perlu mendapat perhatian, karena sertifikasi memberikan kepastian terhadap status aset sekaligus menjadi bentuk perlindungan terhadap keberlanjutan pemanfaatannya.
Selain berbicara mengenai kehidupan keagamaan dan sosial, Wabup Ansori juga mendorong masyarakat Moyo Hulu untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki wilayah tersebut.
Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang besar adalah peternakan sapi dan kerbau. Menurutnya, pengembangan sektor peternakan secara berkelanjutan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal.
Di samping peternakan, pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga perlu terus diperkuat. Letak Moyo Hulu yang relatif dekat dengan kawasan perkotaan, perguruan tinggi dan pondok pesantren dinilai menjadi peluang pasar yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Wabup berharap potensi tersebut dapat diolah menjadi peluang ekonomi baru melalui penguatan produk lokal, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta pemanfaatan pasar yang tersedia di sekitar wilayah Moyo Hulu.
Rangkaian Maulid semakin hangat dengan pemberian cinderamata dari Kepala Desa Leseng kepada Wakil Bupati Sumbawa sebagai bentuk apresiasi sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Melalui momentum tersebut, Wabup Ansori berharap desa-desa di Kecamatan Moyo Hulu terus berkembang dengan mengandalkan potensi lokal yang dimiliki.
Penguatan sektor peternakan, UMKM, serta pelestarian budaya dan nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat berjalan beriringan sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Moyo Hulu ke depan.(Jhey)




0Komentar