Sumbawa Besar, (postkotantb.com) — Kabupaten Sumbawa kembali mendapat ruang untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan  ekonomi kreatifnya kepada dunia melalui kehadiran peserta Sail Indonesia 2026.

Wisatawan mancanegara peserta Sail Indonesia 2026 disambut Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pantai Saliper Ate, Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Senin (21/9/2026).


Bupati Sumbawa menyebut kehadiran peserta Sail Indonesia 2026 bukan sekadar agenda kunjungan wisata, tetapi juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan Sumbawa dengan segala potensi yang dimilikinya kepada masyarakat internasional.

Menurutnya, Sumbawa memiliki kekayaan alam dan budaya yang dapat menjadi daya tarik pariwisata, mulai dari kawasan Teluk Saleh, hiu paus di Labuhan Jambu hingga tradisi lokal seperti Barapan Kebo.

“Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan Sumbawa kepada dunia. Kita memiliki alam yang luar biasa, budaya yang kuat, serta berbagai potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang. Yang tidak kalah penting adalah memastikan aktivitas pariwisata memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Karena itu, setiap kunjungan wisatawan mancanegara diharapkan dapat membuka ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan produk mereka.


“Harapannya, dengan adanya Sail Indonesia ini, kunjungan wisatawan tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat dan UMKM untuk tumbuh,” katanya.

Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem pariwisata secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan komunitas dinilai penting agar potensi wisata yang dimiliki Sumbawa dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Kita ingin pariwisata menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Sumbawa, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan membangun jejaring Sumbawa dengan dunia,” tegasnya.


Kehadiran peserta Sail Indonesia 2026 di Pantai Saliper Ate sekaligus menjadi bagian dari promosi potensi wisata bahari dan budaya Sumbawa. Para wisatawan mancanegara tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapat kesempatan mengenal lebih dekat identitas dan kekayaan budaya masyarakat setempat.

Momentum tersebut diharapkan dapat memperluas jejaring promosi pariwisata Sumbawa sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan usaha berbasis potensi lokal.(Jhey)