Lombok Utara, (postkotantb.com) — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus mendorong proses penataan pemerintahan desa sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Persiapan Pancor Mas, yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Genggelang, Kecamatan Gangga.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung di Dusun Monggal Atas, Rabu (30/9/2026) atau bertepatan dengan 17 Rabi'ul Akhir 1448 H. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., serta Camat Gangga Mahzan Zohdi bersama jajaran Forkopimca dan sejumlah pejabat daerah.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD KLU Dapil Gangga H. Hakamah, Kepala Dinas P2KBPMD KLU, Kapolres Lombok Utara, Ketua Baznas KLU, Ketua PDNWDI KLU TGH. Khaeril Faridi, Lc., Kepala Desa Genggelang Al Maududi, S.Pd., Danramil Gangga, Kapolsek Gangga, Ketua BPD Genggelang, Ketua Komite Pemekaran Dr. Gita Sarwadi, M.Pd., serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat dari wilayah Desa Persiapan Pancor Mas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ust. Sukmawadi, kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Komite Pemekaran Desa Persiapan Pancor Mas, Dr. Gita Sarwadi, M.Pd.
Dalam laporannya, Gita menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lombok Utara beserta rombongan yang telah hadir memenuhi undangan masyarakat dari lima dusun di wilayah calon Desa Persiapan Pancor Mas. Ia menjelaskan, pembentukan Desa Persiapan Pancor Mas berlandaskan Peraturan Bupati Lombok Utara Nomor 63 Tahun 2026 tertanggal 7 Juli 2026 tentang Pembentukan Desa Persiapan Pancor Mas.
"Hari ini merupakan detik-detik dimulainya perjalanan sejarah Desa Persiapan Pancor Mas dengan dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan kantor desa oleh Bupati Lombok Utara. Semoga perjalanan sejarah terbentuknya desa baru di wilayah ini tercatat dalam Piagam Monggal," ujar Gita.
Menurutnya, pembangunan kantor desa bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol perjuangan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun pemerintahan desa yang lebih dekat dengan warga. Kantor tersebut nantinya diharapkan menjadi pusat pelayanan masyarakat, sarana musyawarah serta fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang efektif, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"Kami menyadari bahwa proses pembangunan ini masih panjang. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan, doa dan sinergi yang berkelanjutan dari seluruh warga maupun pemerintah daerah agar pembangunan dapat berjalan aman, lancar dan selesai tepat waktu," harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Genggelang selaku desa induk, Al Maududi, S.Pd., menegaskan bahwa tanggung jawab pemekaran tidak berhenti pada pembangunan kantor desa. Ia menyebutkan, pada tahun ini Desa Genggelang melahirkan dua desa persiapan sekaligus, yakni Desa Persiapan Gangga dan Desa Persiapan Pancor Mas.
Menurutnya, penataan aparatur harus dilakukan secara matang dengan tetap mengedepankan tujuan utama pemekaran, yaitu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami berharap Pemerintah Daerah nantinya dapat menempatkan orang-orang pilihannya secara tepat. Kami juga berharap calon Penjabat (Pj) Kades yang ditunjuk nantinya dapat benar-benar berada di desa dan menjalankan tugas dengan baik," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD KLU Dapil Gangga, H. Hakamah, menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung terbentuknya desa persiapan tersebut. Ia berharap pembangunan Kantor Desa Persiapan Pancor Mas berjalan lancar hingga proses menuju desa definitif dapat dilaksanakan dengan baik.
"Kami sangat mengapresiasi hajatan besar masyarakat di daerah ini. Saat ini, pihak legislator bersama pemerintah daerah juga sedang gencar membangun jalur lintas yang menghubungkan Desa Gangga dan Desa Pancor Mas demi mempermudah aksesibilitas warga," ungkapnya.
Bupati: Kode Register Bukan Akhir Proses
Sebelum memimpin prosesi peletakan batu pertama, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, S.H., M.H., menyampaikan sejumlah arahan kepada masyarakat. Bupati mengatakan, keluarnya kode register desa dari Pemerintah Provinsi NTB merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan Desa Persiapan Pancor Mas.
"Mudah-mudahan keinginan mekar ini bisa ditindaklanjuti dengan baik. Namun ingat, dengan keluarnya kode register bukan berarti masalah selesai. Akan ada evaluasi yang dilakukan setiap enam bulan sekali," jelas Bupati.
Menurutnya, keberhasilan desa persiapan sangat bergantung pada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak diminta menjaga komunikasi dan kebersamaan selama proses transisi pemerintahan berlangsung.
Bupati juga menekankan pentingnya penempatan perangkat desa dan Penjabat Kepala Desa yang memiliki kemampuan serta mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab. Ia mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, terutama setelah Pj Kepala Desa dilantik nantinya.
"Dalam mengawal berdirinya desa baru ini, saya mohon agar tidak ada keributan sejak Pj Kades dilantik nantinya. Tujuan utama pemekaran desa ini adalah cara pemerintah mendekatkan pelayanan. Dengan terbentuknya desa baru ini, nantinya tidak boleh ada masyarakat yang tidak terlayani dengan baik," tegasnya.
Bupati menilai terbentuknya Desa Persiapan Pancor Mas merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah masyarakat setempat.
"Apa yang terjadi hari ini merupakan bagian dari perjalanan sejarah penting bagi wilayah ini. Saya melihat Desa Persiapan Pancor Mas adalah desa yang sudah sangat siap. Siapapun yang diangkat menjadi pimpinan atau Pj Kades di desa ini nantinya, semoga senantiasa diridhoi oleh Allah SWT dan mampu membawa desa ini menjadi salah satu desa yang maju di Kabupaten Lombok Utara," pungkasnya.
Camat Gangga Siap Kawal Proses Transisi
Terpisah, Camat Gangga Mahzan Zohdi menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Desa Persiapan Pancor Mas. Ia menyatakan pihak kecamatan siap mengawal dan melakukan supervisi terhadap seluruh proses transisi tata kelola pemerintahan di desa persiapan tersebut.
Menurutnya, pengawalan tersebut penting untuk memastikan proses pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur desa dapat berjalan secara aman, tertib dan berkesinambungan.
"Kami menyambut positif hadirnya Desa Persiapan Pancor Mas. Pemerintah Kecamatan Gangga siap mengawal proses transisi pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Persiapan Pancor Mas oleh Bupati Lombok Utara, disaksikan jajaran pemerintah daerah, Forkopimca, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan dalam proses pembangunan serta perjalanan Desa Persiapan Pancor Mas menuju desa definitif.
Pewarta: Jaharuddin





0Komentar