Dr TGH. M. Zainul Majdi berdialog dengan salah seorang anak pada kegiatan English Competition 
di TK & SD IT Cirebon Islam School (CIS) Full Day.

Jawa Barat (postkotantb.com)- Ketika membuka kegiatan English Competition di TK & SD IT Cirebon Islam School (CIS) Full Day, Sabtu (03/02/2018) Gubernur NTB, Dr TGH. M. Zainul Majdi, menitipkan pesan kepada para orang tua dan guru yang mendampingi anak-anaknya mengikuti kegiatan tersebut. Yakni, agar para orang tua dan guru senantiasa menyiapkan anak-anak mereka dengan bekal yang cukup, berupa penguasaan bahasa yang mumpuni.

Menurut TGB, dengan pergaulan global saat ini, dimana antara satu bagian dunia dengan dunia lain seakan tidak memiliki jarak, penguasaan bahasa menjadi faktor kesuksesan seseorang menguasai pergaulan dan interaksi global itu. "Bahasa itu sangat perlu, agar kecerdasan anak-anak kita, tidak hanya berguna untuk dirinya sendiri, tetapi juga akan bermanfaat bagi orang lain, masyarakat, ragam dan bangsa" ungkap TGB.

Di hadapan Ketua Yayasan, Dr. Dede muharam, Dr TGH. M. Zainul Majdi mengilustrasikan bahwa para pemimpin bangsa yang pernah hadir dan memimpin Indonesian ini, mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Ir. Joko Widodo merupakan tokoh-tokoh yang memiliki kecerdasan verbal. Sehingga, melalui kecerdasan verbal itu, para pemimpin dapat berkomunikasi dengan masyarakat luas, tidak hanya di Indonesia namun juga dunia. "Dengan bahasa kita dapat mengomunikasikan gagasan untuk kepentingan masyarakat banyak," jelasnya.

Selain itu, TGB mengingatkan kepada seluruh peserta kompetisi untuk bersaing secara sehat untuk mencapai keberhasilan. Selain secara sehat, berkompetisi harus dibangun dengan kompetisi yang mencerdaskan serta melewati proses atau tahap yang sesuai. "Bagi saya, seluruh peserta yang mengikuti kompetisi ini adalah semua para juara," ungkap TGB menyemangati ratusan peserta tersebut. Karena itu, selain memberikan bekal bahasa yang baik, TGB mengajak seluruh orang tua dan guru untuk menumbuhkan semangat bersaing yang mencerdaskan. "Kita perlu membangun generasi yang mampu bersaing secara sehat," teganya. (RZ)