GpriGfAiTSW7TfY7GpGlGpClGi==

Breaking News:

00 month 0000

Mataram

Kesehatan

Berita Post Kota NTB tentang kesehatan

Kesehatan

Sosial

Pendidikan

Hukrim

Ekonomi

Postingan Terbaru

Bupati Amar Sosialisasi Rencana Pembangunan Pariwisata Kerakyatan Tiu Suntuk di Brang Ene Sumbawa Barat Sumbawa Barat, (postkotantb.com) — Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Rencana Pembangunan Destinasi Pariwisata Kerakyatan Tiu Suntuk di Kecamatan Brang Ene. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Mura pada Jumat (01/05/2026) pukul 20.00 WITA. Sosialisasi ini merupakan titik kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Kalimantong. Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam mewujudkan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat sebagai bagian dari program unggulan daerah. Turut hadir mendampingi Bupati, jajaran perangkat daerah di antaranya Kepala Dinas Perindagkop UMKM, Kepala Dinas Kominfo, Sekretaris Dinas Pariwisata, Camat Brang Ene, serta para kepala desa se-Kecamatan Brang Ene. Kegiatan tersebut juga menghadirkan masyarakat, khususnya para pemilik lahan persawahan yang akan menjadi bagian dari kawasan pengembangan. Dalam paparannya, Bupati menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi pembangunan daerah periode 2025–2030 melalui dua program utama, yaitu Kartu Sumbawa Barat Maju dan KSB Maju Luar Biasa. Sosialisasi ini secara khusus menjadi bagian dari implementasi KSB Maju Luar Biasa dalam rangka menciptakan klaster ekonomi baru di tengah masyarakat. “Kita harus menumbuhkan klaster ekonomi baru yang berkelanjutan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” tegas Bupati. Ia menjelaskan, bahwa selama ini sektor pariwisata di Sumbawa Barat menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya belum masuk dalam kawasan strategis nasional pariwisata serta keterbatasan konektivitas. Namun, dengan adanya pembangunan bandar udara di Kiantar hasil kerja sama dengan PT AMMAN, peluang pengembangan pariwisata semakin terbuka. Konsep pariwisata kerakyatan yang dikembangkan di Kecamatan Brang Ene akan menghadirkan jalur wisata sepanjang kurang lebih 5 kilometer, dimulai dari Kantor Camat hingga Desa Kalimantong. Sepanjang jalur tersebut akan dibangun sejumlah checkpoint yang dilengkapi fasilitas penunjang wisata. Selain itu, wisatawan nantinya dapat menikmati suasana pedesaan dengan bersepeda, sekaligus menyaksikan aktivitas pertanian yang tetap berjalan sebagaimana biasa. Jalan tersebut juga difungsikan sebagai jalan usaha tani terbatas tanpa mengganggu aktivitas petani. Bupati menegaskan, bahwa pembangunan ini tidak menggunakan skema ganti rugi lahan, melainkan berbasis partisipasi masyarakat dengan lebar jalan 2 meter, di mana masing-masing pemilik lahan berkontribusi 1 meter. Pengelolaan kawasan wisata nantinya akan dilakukan oleh BUMDes desa-desa setempat, sementara Pemerintah Daerah berperan dalam pembangunan fasilitas serta pendampingan. “Petani tetap beraktivitas seperti biasa, justru itu menjadi nilai jual dari pariwisata ini. Aktivitas pertanian menjadi daya tarik tersendiri,” jelasnya. Melalui program ini, diharapkan terjadi perputaran ekonomi baru di Kabupaten Sumbawa Barat, di mana masyarakat dapat mengembangkan usaha seperti kuliner, kolam wisata, hingga penjualan produk lokal di setiap checkpoint. Mengakhiri penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Brang Ene, untuk memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. “Saya sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat, khususnya para pemilik lahan. Program ini kita bangun bersama dan hasilnya akan kita nikmati bersama,” pungkasnya. (Amry)

Sumbawa Barat, (postkotantb.com) — Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, melaksanakan kegiatan Sosialisasi R…

Redaksi PostKotaNTB
Redaksi PostKotaNTB 0

Pariwisata

Hukum

Baksos

Agama

Budaya