Sumbawa Besar, (postkotantb.com) - Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. bersama Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori menghadiri Festival Melala di Desa Poto, Moyo Hilir, Senin malam 15/6 sampai Selasa dini hari (16/6/2026). Festival ini digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H sekaligus melestarikan budaya Tau Samawa.
Peserta dari Belasan Kecamatan
Festival tahun ini diikuti sandro dari belasan kecamatan di Sumbawa. Mereka menampilkan beragam ramuan minyak Melala sesuai kearifan lokal. Mulai dari minyak untuk kesehatan, kebugaran, perawatan tradisional, hingga ramuan pemulihan pasca melahirkan yang diwariskan turun-temurun.
Aksi Sandro Sumbawa Jadi Sorotan
Penampilan paling menyita perhatian datang dari sandro Kecamatan Sumbawa. Di hadapan Bupati, Wabup, dan tamu undangan, ia mendemonstrasikan penggunaan minyak Melala yang masih panas. Minyak yang baru diangkat dari wajan langsung diusapkan ke tubuh. Ia bahkan mencelupkan tangan ke wajan di atas tungku. Atraksi ini membuat pengunjung memadati arena.
Bupati Jarot dan Wabup Ansori tampak langsung mendekat untuk menyaksikan aksi langka tersebut.
*Apresiasi Bupati Jarot*
Bupati Sumbawa mengapresiasi semua peserta yang menjaga warisan budaya.
"Melala bukan sekadar tradisi tahunan, tapi warisan leluhur yang mengandung nilai budaya, kebersamaan, dan kearifan lokal. Saya harap generasi muda terus menjaga dan melestarikan tradisi ini agar tetap hidup dan jadi kebanggaan Sumbawa," ujarnya.
Pewarta: Syaiful Marjan





0Komentar