Wakil Ketua Bidang Hukum BPC Gapensi Kota Mataram Eef Saipuddin

Mataram (postkotantb.com)- Pelaksanaan tender proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara Satu di duga sarat dengan permainan. Kerap pemenang tender proyek hanya di kerjakan oleh orang yang sama setiap tahunnya.

Pernyataan tersebut di sampaikan oleh Wakil Ketua IV Bidang Hukum BPC Gapensi Kota Mataram Eef Saipuddin.

Lebih lanjut Eef mengatakan indikasi permainan di BWS sangat kentara bahkan praktek tersebut di sinyalir terjadi setiap tahun. Menurut Eef kondisi BWS sudah tidak sehat. Pihaknyapun ucap Eef, dalam waktu dekat akan mendatangi kantor BWS bersama dengan pengurus Gapensi baik Kota maupun pengurus provensi.

"ini sudah tidak benar, BWS ini tidak fair, lihat pemenangnya setiap tahun itu-itu saja, ini kan kental permainannya," paparnya.

BPC Gapensi Kota Mataram sendiri telah menggelar rapat untuk menentukan sikap. Eef mengatakan semestinya BWS bersikap lebih bijak. Anggaran yang mencapai triliunan rupiah yang di kelolan BWS semestinya mampu memberikan kontribusi bagi pengusaha lokal.

"yang terjadi sekarang pengusaha lokal sebagian besar hanya menjadi penonton, memang ada yang di akomodir namun itu hanya segelintir, kita ingin BWS lebih peka bahwa banyak pengusaha lokal yang mampu bekerja dan bersaing dengan pengusaha luar daerah," ulasnya.

Eef pun menghimbau agar BWS lebih membuka diri dan memberikan ruang kepada pengusaha lokal untuk menjadi mitra. Selama ini kata Eef, BWS terkesan menganaktirikan pengusaha lokal.(RZ)