Salah seorang korban gempa yang terluka mendapatkan perawatan pertama dari pihak sekolah
Mataram (postkotantb.com)- Gempa berkekuatan 5,7 Magnitudo yang terjadi pada Kamis pagi (6/12) menimbulkan korban luka akibat tertimpa genteng dan terjatuh dari motor. 

Di Lingsar dan Gegerung Kabupaten Lombok Barat dua pengendara motor terjatuh karena tidak mampu menjaga keseimbangan saat terjadinya gempa. Apni dan Umrah dua warga yang terjatuh dari motor mengalami luka di wajah dan keduanya kini di rawat di puskesmas Lingsar. 

Masih dari Lombok Barat lima orang pelajar terpaksa mendapatkan perawatan intensif setelah tertimpa genteng saat terjadinya gempa. Di SMKN 2 Gerung Ni Kadek Lakmi Dewi tertimpa genteng sekolah yang jauh saat gempa. Akibatnya kepalanya mengalami luka bocor.

Dari penuturan Wakil Humas SMKN 2 Gerung, Syamsuddin, korban tertimpa genteng saat berlari menyelamatkan diri. "Saat gempa dia lari menyelamatkan diri. Tapi genteng jatuh menimpa kepalanya," jelasnya.

Korban kini telah mendapat perawatan di rumah sakit dan kondisinya membaik. Dansubsatgas I Mayor Inf R. Sugondo juga melaporkan selain adanya korban luka di SMKN 2 Gerung, sekitar lima orang anak-anak sekolah dari SMPN 3 Narmada mengalami luka bocor, pingsan dan keseleo. 

Hingga saat ini, para Dansubsatgas masing-masing wilayah masing terus memantau perkembangan kondisi terakhir pasca gempa.

Sementara di Kabupaten Lombok Utara juga di laporkan adanya korban luka saat terjadinya gempa pagi tadi. Mahyudin 36 tahun mengalami luka memar dibagian pinggul akibat terjatuh. Dan dari hasil pengecekan di puskesmas Tanjung terdapat tiga korban luka lainnya atas nama Ikhsan yang mengalami luka robek di bagian kaki akibat terjatuh dari motor, Muhimin asal Sigar Penjalin Tanjung mengalami luka robek akibat menginjak keramik. Terakhir adalah M. Irfan mengalami luka robek di bagian kaki.(RZ)