![]() |
| Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah Meresmikan Gedung Ponpes Tarbiyatul Islamiyah KLU, Senin (11/3). |
Lombok Utara (postkotantb.com)-
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan Gedung Baru
Pondok Pesantren Tarbiyatul Islamiyah, Desa Medana, Kecamatan Tanjung,
Kabupaten Lombok Utara, Senin (11/03). Gedung yang diresmikan tersebut
merupakan gedung yang dibangun baru setelah bangunan sebelumnya hancur akibat
musibah gempa bumi.
Di hadapan
Bupati dan ratusan masyarakat KLU, Gubernur berpesan untuk selalu
memaknai kehidupan ini dengan rasa syukur. Hidup itu katanya,
kadang ada suka, kadang ada duka, silih berganti yang membuat hidup ini lebih
indah untuk dijalani. Namun, di balik rasa duka itu Allah berikan
yang terbaik untuk semuanya.
"Mudah-mudahan,
dengan spirit gempa, spirit musibah, kita sikapai dengan rasa sangka baik
kepada Allah SWT, memupuk modal sosial kita, sehingga pimpinan
pondok, para anak didik, para orsng tua, dan juga masyarakat di
Lombok Utara ini terus mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT.
Sebelumnya, Bupati KLU, Dr. TGH. Nazmur Ahyar, menyampaikan
terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan perhatian luar biasa
untuk KLU. Ini merupakan bukti doa yang selama ini dikumandangkan.
Selanjutnya,
tugas kita adalah merawat apa yang sudah dibangun dan ditingkatkan kemanfaatannya.
Sekarang, pihaknya sedang memikirkan hal lain, seperti pembangunan rumah,
kantor, sekolah dan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.
"Kita
berdo'a, semoga semakin banyak orang baik yang akan dikirimkan dan
membantu daerah kita ini," harapnya.
Sementara
itu, Pimpinan Ponpes, H. Ahmad Hambali, menyampaikan terima kasih kepada
seluruh masyarakat yang telah membantu dan memberikan sumbangan. Sehingga
pembangunan gedung di Ponpes tersebut bisa terwujud.
Ia
menceritakan, saat gempa mengguncang NTB, terutama Kabupaten KLU tahun lalu,
para santri Dan seluruh Warga Ponpes sedang melaksanakan Sholat Isya. Akibat
guncangan yang keras itu, seluruh warga itu lari keluar dan menuju bukit-bukit
tedekat. Bahkan, sejumlah santri terlihat pingsan dan tidak sadarkan diri.
Guncangan
gempa itu lanjutnya, tidak hanya satu Kali. Namun, dalam semalam iti, ratusan
Kali gempa mengguncang KLU. Sehingga, seluruh bangunan Ponpes itu luluh lanta
dan rata dengan tanah.
"Ternyata
di balik gempa itu, ada hikmahnya. Kami dikirimkan oleh Allah SWT orang-orang
baik untuk membantu kami. Sehingga, sekarang kami punya gedung baru untuk
belajar," jelasnya.
Karena itu,
ia mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersyukur atas segala rahmat,
hidayah dan nikmat yang dilimpahkan oleh Allah SWT. (RZ)


0Komentar