-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Lempeng Bumi Selatan Lombok Tertekan Lempeng Indo-Australia Sepanjang 35 Meter

    , Thursday, July 04, 2019 WIB Last Updated 2019-07-04T10:52:25Z
    Profesor Ronald Haris memprediksi potensi gempa di wilayah selatan Lombok mencapai 9,5 Magnitudo
    Mataram (postkotantb.com)- Pergerakan zona subduksi di wilayah perairan Selatan Lombok menunjukan penemuan baru dari hasil riset yang di lakukan ahli geologi dari Brigham Young University Amerika Profesor Ronald Haris. 

    Profesor Ronald usai memberikan pemaparan kegempaan di Universitas Nahdlatul Ulama, Kamis (4/7), menjelaskan setiap tahun lempeng bumi di selatan Lombok tertekan dan bergeser oleh lempeng Indo-Australia Eurasia sepanjang 35 meter. Bila lempeng ini tidak bisa menahan tekanan akan menyebabkan gempa megathrust  dengan kekuatan minimal 9 Magnitudo dan maksimal 9,5 Magnitudo.

    Ronald juga mengatakan maksimal gempa yang di hasilkan dari patahan di wilayah Selatan Lombok mencapai 9,5 Magnitudo dan menyebabkan tsunami setinggi 20 meter.

    Ronald juga mengingatkan zona subduksi di wilayah Selatan Lombok yang memanjang hingga pulau Sumatera tersebut menunjukan meningkatnya aktivitas seismik. 

    "Dari hasil penelitian dan riset di wilayah Selatan Lombok pernah terjadi gempa besar pada 500 sampai 1000 tahun lalu, dan saat ini ada aktivitas seismik yang meningkat di wilayah ini, masyarakat harus waspada,"ujarnya mengingatkan.

    Namun kabar cukup melegakan meski tersimpan potensi gempa maksimal 9,5 di wilayah selatan Lombok namun tidak menyebabkan likuifaksi.

    Seperti di ketahui wilayah selatan Lombok pernah di terjang Tsunami saat terjadinya gempa di Sumba Nusa Tenggara Timur pada tahun 1977 lalu.(RZ)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini