-->

Kapolda Pimpin Apel Gelar Pasukan Di Polda NTB

, Thursday, August 29, 2019 WIB Last Updated 2019-08-29T10:22:19Z
Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, AS. MM 
Mataram- Persiapan razia Ops Gatarin, Polda NTB adakan Apel gelar  Pasukan operasi Gatarin 2019 di Lapangan Gajah Mada Polda Nusa Tenggara Barat Kamis (29/08).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana, AS. MM yang dihadiri Wakapolda NTB, Danrem 162 WB, Danlanal Mataram, Danlanud Zam, Komandan denpom Mataram, Dandim Lombok Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Kepala Pengadilan Negeri Mataram, Kepala Dishubkominfo NTB, Kadis PU NTB, Kadis Kesehatan NTB, Kadis Bappeda, Kepala Kesbangpoldagri NTB, Kapala PT Jasa Raharja, Kepala PT BRI Persero Cabang Mataram dan Pejabat Utama Polda NTB.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs Nana Sudjana mengatakan, Operasi Patuh Gatarin 2019 ini kami laksanakan selama 14 hari kedepan dengan sasaran pelanggar aturan lalu lintas seperti kelengkapan surat – surat mengemudi, penggunaan helm, melawan arus, tidak mengenakan sabuk pengaman, batas kecepatan dan lainnya. Selama pelaksanaan Operasi bagi pengendara yang melanggar akan ditindak langsung oleh petugas dengan cara ditilang.

“ Sesuai amanat dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kita semua diharapkan untuk, Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas (kamseltibcarlantas). Meningkatkan kualitas keselamatan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas., Membangun budaya tertib berlalulintas., Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,” Ujarnya.

Lanjut Kapolda NTB, Point diatas merupakan hal yang kompleks dan tidak bias ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antara pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

“ Selain itu dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia Polri yang telah melakukan berbagai kegiatan di antaranya melalui pendidikan, latihan dan keterampilan maupun melalui kerjasama dengan stake holder serta instansi terkait, kegiatan proaktif baik preemtif dan preventif serta meningkatkan transparansi bidang pelayanan yang terintegrasi dengan kemajuan teknologi,” imbuhnya.

Keselamatan bagi pengguna jalan menjadi fokus perhatian saat ini jika kita bandingkan data laka lantas Operasi Patuh 2018 sebanyak 41 kejadian mengalami peningkatan 2 kejadian dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 sebanyak 39 kejadian. Jumlah korban meninggal dunia dalam Operasi Patuh tahun 2018 sebanyak 22 orang mengalami peningkatan sebanyak 9 orang atau 69% dibanding tahun 2017 sebanyak 13 orang. Untuk korban luka berat Operasi Patuh tahun 2018 sebanyak 11 orang mengalai peningkatan 10% di banding tahun 2017 sebanyak 10 orang.

“ Operasi Patuh Gatarin 2019 ini akan di laksanakan secara terbuka dan humanis, untuk mencapai itu maka diutamakan tindakan preemtif dan preventif seperti penyuluhan, patroli dan penggelaran personel yang berseragam pada strong poin atau pada titik-titik tertentu yang rawan pelanggaran laka lantas dan tindak pidana lainnya sehingga terciptanya Kamtibmas dan kamseltibcarlantas, namun tindakan berupa penegakan hukum penilangan bagi pelanggar lalu lintas tetap dilaksanakan secara terukur,” Jelasnya.

Melalui penyelengaraan Operasi Patuh tahun ini, lanjut Kapolda NTB diharapkan tercapainya beberapa tujuan seperti terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas, turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan menekan jumlah fatalitas korban, turunnya jumlah pelanggaran kemacetan, terciptanya kerjasama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas, terwujudnya situasi kondisi Kamseltibcarlantas yang mantap.

“ Kami himbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu akan patuh terhadap aturan berlalulintas, tidak hanya saat operasi ini saja,” Pungkasnya. (Eka)
Komentar

Tampilkan

Terkini