Thursday, August 15, 2019

NTB Kirim 16 Atlet Cabor Petanque Ikuti Pra Pon di Jakarta

16 atlit olahraga Petanque NTB siap berlaga di Prapon di Jakarta Barat
Mataram (postkotantb.com)- Sebanyak 16 atlit cabang olahraga Petanque akan mengikuti ajang pra Pon di Jakarta Barat. Atlit Petanque tersebut telah mengikuti pemusatan latihan di IKIP Mataram. Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Olahraga Petanque Nusa Tenggara Barat,  H. Azhar yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTB, menjelaskan, pada Pra pon tahun ini merupakan pertama kali NTB mengirim atlit Petanque. 

Adapun target yang di usung kontingan Petanque NTB lolos pada Pon Papua. Terkait dengan persaingan dengan provinsi Lain, Azhar optimis kontingen Petanque NTB mampu bersaing.  Bahkan Azhar menyatakan salah satu atlit Petanque memperkuat daerah lain. 

"Target kami bisa menembus Pon, tim petanque NTB saya rasa mampu bersaing, bahkan salah satu atlit kita memperkuat provinsi lain dan kita akan kembalikan lagi," ujarnya. 

Di NTB sendiri olahraga Petanque merupakan cabor yang baru. Pengda Petanque NTB berencana akan membuka latihan secara umum yang bisa di ikuti oleh masyarakat di Udayana pada saat car free day. 

Olahraga Petanque (diucapkan [pe.tɑ̃ːk] dalam bahasa Prancis atau pay/tah~k atau petong) awalnya merupakan permainan tradisional asal negara Prancis yang merupakan pengembangan dari permainan jaman Yunani Kuno sekira abad ke-6 SM, versi modern dari permainan petanque diperkenalkan oleh Jules Boule Lenoir pada tahun 1907 di kota La Ciotat, di Provence, di selatan Prancis.

Kata Petan berasal dari kata Les Ped Tanco atau Petanca berdasar dialek Provençal dari bahasa Occitan yang berarti kaki rapat, salah satu teknik dasar bermain petanque adalah kaki yang rapat tidak mengangkat kaki yang menapak ke tanah.

Petanque merupakan cabor non body contact dengan jumlah pemain single (perorangan memainkan tiga bola), double (perorangan memainkan tiga bola), triple (perorangan memainkan dua bola), dan shooting game. Jenis olahraga ini termasuk katagori olahraga individu dan beregu. Peralatan yang digunakan dalam olahraga petanque terdiri atas boules (bosi), jack (boka), circle (lingkaran), dan meteran pengukur untuk jarak 1, 5, dan 10 meter.

Permainan petanque dengan cara melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut dengan cochonnet dan kaki harus berada di lingkaran kecil. Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras atau minyak, rerumputan, pasir, atau permukaan tanah lain.

Agar bisa dikembangkan sebagai cabang olahraga prestasi permainan tradisional ini distandarkan dan dibuat aturan baku yang berlaku universal, dengan induk olahraga petanque internasional bernama Fédération Internationale de Pétanque et Jeu Provençal (FIPJP) yang didirikan di Marseille, Prancis pada tahun 1958.(RZ) 

No comments:

Post a Comment