Friday, November 22, 2019

Asosiasi Driver Online NTB Keluhkan Penurunan Tarif Sepihak Oleh Grab

Ketua DPD ADO NTB Yudi Muchlis mengeluhkan pemberlakuan tarif baru oleh Grab. Menurut Yudi penetapan tarif baru tersebut merugikan para driver
Mataram (postkotantb.com)- Pemberlakuan tarif baru yang di tetapkan oleh Grab di keluhkan oleh Asosiasi Driver Online (ADO) Nusa Tenggara Barat. Menurut mereka penetapan tarif sepihak yang turun hampir mencapai 20 persen di anggap merugikan mitra.

Ketua Asosiasi Driver Online NTB Yudi Muchlis menyatakan Grab telah melanggar Permenhub 118 tahun 2018 tentang angkutan sewa khusus dimana dalam Permen tersebut telah di tetapkan tarif atas dan bawah.

Alasan Grab untuk menurunkan tarif untuk lebih menggaet penumpang juga tidak bisa diterima pasalnya penurunan tarif tersebut memberikan dampak signifikan pada biaya operasional para driver. 

"Jadi ini (penurunan tarif red) sangat merugikan kita, dimana dengan tarif semula kita bisa sisihkan untuk perawatan kendaraan seperti pembelian suku cadang dan lainnya, dengan penurunan tarif ini kita malah dirugikan," ujar Yudi. 

Penurunan tarif ini Hal senada juga di sampaikan salah satu driver yang enggan disebut namanya. Menurutnya penurunan tarif sepihak tersebut membuat dilema bagi driver, pasalnya dengan penurunan tarif ini akan memangkas pendapatan para driver secara drastis.

Asosiasi Driver Online NTB menerima 320 pengaduan dari 10 komunitas driver online. ADO NTB dalam waktu dekat akan melakukan pembicaraan dengan pihak Grab. Bila tidak ada solusi penurunan tarif tersebut ADO akan menuntut Dishub Provinsi NTB untuk turun tangan.(RZ) 

No comments:

Post a Comment