Monday, November 18, 2019

Gelar Unjukrasa di DPRD NTB Ribuan Masyarakat Loteng Tegaskan BIL Harga Mati

Ribuan masyarakat Loteng gelar unjukrasa di kantor DPRD NTB tolak perubahan nama BIL
Mataram (postkotantb.com)- Polemik pergantian nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (BIZAM) terus bergulir. Bahkan hari ini, Senin (18/11) ribuan masyarakat Lombok Tengah menggelar unjukrasa di kantor  DPRD NTB.

Dalam orasinya mereka menolak pergantian nama BIL menjadi Bizam atau apapun. Menurut kordinator aksi Lalu Hizzi dalam orasinya pergantian nama BIL tersebut kental dengan nuansa politik. Hizzi menyatakan nama BIL sebagai nama bandara di Lombok Tengah merupakan representasi Pulau Lombok dan NTB. 

Hizzi juga mengatakan keputusan Kemenhub untuk mengganti nama BIL ada upaya pihak pihak tertentu untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang politik. Hizzi menegaskan BIL merupakan harga mati.

"Jangan ada upaya tipu tipu dengan intrik intrik politik, BIL harga mati, tidak boleh ada yang merubah nama tersebut, apapun alasannya," ujar Hizzi dalam orasi nya. 

Sejumlah perwakilan massa akhirnya di izinkan masuk ke gedung dewan untuk berdialog. Ribuan massa yang turut berunjukrasa juga terlihat menggunakan pakaian negeri sipil. Sebelum nya beredar himbauan agar PNS di lingkup Lombok Tengah untuk turun kejalan menolak perubahan nama BIL menjadi Bizam.(RZ) 

No comments:

Post a Comment