Thursday, November 7, 2019

Gubernur Terima BAP DPD RI Bahas Hasil Pemeriksaan BPK RI Semester I 2019


Gubernur NTB menerima anggota BAP DPD RI bahas hasil pemeriksaan BPK semester I tahun 2019
Mataram (postkotantb.com)- Gubernur NTB Menerima Kunjungan Badan Akuntabilitas Publik (PAB)  Anggota DPD RI Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI Semester I Tahun 2019 di ruangan kerjanya, Kamis (7/11).

Rombongan BAP DPD RI di pimpin oleh Zuhri M. Syazali. Zuhri menjelaskan BAP DPD RI mendapat dua tugas menindak lanjuti hasil pemeriksaan BPK dimana fokus pada adanya indikasi kerugian negara dan yang kedua menindak lanjuti setiap laporan masyarakat terkait adanya indikasi laporan korupsi.

NTB kata Zuhri menjadi salah satu daerah yang sebagian besar kabupaten/kota yang mendapat WTP, namun ada temuan temuan yang terindikasi berpotensi menimbulkan kerugian negara. NTB bisa menjadi pilot project menjadi provinsi yang semua daerah nya mendapatkan WTP tetapi tidak meninggalkan persoalan yang bisa menimbulkan kerugian negara. 

"Ini sebenarnya sangat menarik semua daerah kabupaten/kota mendapatkan WTP tetapi ternyata masih ada catatan, dan gubernur bisa menyelesaikan persoalan temuan BPK tersebut, tinggal kordinasi dan bentuk tim penyelesaian, kan bisa nanti di bantu oleh SKPD," ujar Zuhri. 

BAP DPD RI juga sebelum nya telah melakukan pertemuan dengan BPKP. Membahas hasil temuan BPK semester I periode 2019.

Sementara Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah mengapreasiasi kedatangan anggota BAP DPD RI tersebut. Terkait masih adanya catatan BPK terkakait dengan temuan indikasi kerugian negara, Dr. Zul berharap BPK ikut membantu untuk menyelesaikan persoalan tersebut. 

"Kita tidak menyebut BPK mencari cari kesalahan, tetapi bagaimana BPK ikut membantu kami untuk menyelesaikan persoalan keuangan dan akuntabilitas keuangan sehingga tidak menimbulkan kerugian negara," jelas gubernur.

Selain membahas hasil temuan BPK, Dr. Zul juga menyampaikan sejumlah program unggulan Pemprov NTB salah satunya adalah program peningkatan pendidikan yakni beasiswa bagi mahasiswa NTB ke luar negeri. 

Menurut gubernur program beasiswa tersebut sangat penting untuk peningkatan kualitas pendidikan di NTB. Gubernur juga memberi alasan kenapa lebih konsen dengan beasiswa keluar negeri, menurut gubernur menimbulkan jiwa nasionalis bagi mahasiswa salah satunya ketika berada di luar negeri.

"Jadi kalau mahasiswa kita di luar negeri sedang kumpul mereka menjadi satu kesatuan NKRI, selain meningkatkan mutu pendidikan juga menguatkan rasa nasionalis," pungkas gubernur.(RZ) 

No comments:

Post a Comment