-->

PT GNE Teken MoU Dengan PT Potum Bangun SPAM Regional Senilai 2 Triliun Rupiah

, Friday, January 31, 2020 WIB Last Updated 2020-02-12T05:33:16Z
Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah (tengah) menunjukan MoU pembangunan Spam Regional oleh BUMD PT. Gerbang NTB Emas dan PT Potum Mundi Infranusantara
Mataram (postkotantb.com)- Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pulau Lombok, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Gerbang NTB Emas (PT.GNE) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Potum Mundi Infranusantara di pendopo Gubernur, Jumat (31/1).

Penandatanganan MoU ini di saksikan langsung oleh Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah. PT GNE dan PT Potum bekerjasama membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga lokasi yakni, Kabupaten Lombok Utara, Mataram dan Lombok Barat.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah meyakini bahwa PT. GNE akan menjadi perusahaan besar  dengan langkah-langkah strategis yang dilakukan. 

"Saya yakin, dengan GNE kita besar, maka pembangunan industrialisasi bukan hanya sekedar wacana, tapi akan segera kita wujudkan," kata Gubernur.

Direktur Utama PT GNE Syamsul Hadi menjelaskan pembangunan Spam regional ini akan segera dilakukan setelah selesainya Feasibility Studies yang dilakukan oleh PT Potum. Di targetkan Spam akan beroperasi pada akhir tahun 2020. Adapun tahap pertama pembangunan Spam ini di awali dengan penandatanganan MoU kedua pihak. Selanjutnya akan di lakukan kajian atau Feasibility Studies (FS) untuk penentuan resevoir serta saluran pipa.

Dan langkah terakhir adalah penandatanganan kerjasama Tahapan pengelolaan Spam. Pembangunan infrastruktur Spam ini akan di lakukan oleh PT Potum, sementara PT GNE bertugas mengelola Spam tersebut. Adapun nilai investasi pembangunan Spam ini mencapai 2 triliun rupiah dengan pola kerjasama yakni Bisnis to Bisnis (B to B).

"Nilai investasi pembangunan Spam regional ini hampir mencapai 2 triliun, insyaAllah spam ini akan beroperasi pada akhir 2020 nanti, spam ini akan menunjang kebutuhan air bersih dimana kebutuhan air bersih semakin meningkat," ujar Hadi.

Sementara sumber mata air yang akan di kelola untuk Spam Regional ini bersumber dari tujuh mata air yakni Daerah Aliran Sungai (DAS) DAS Reak (Mata air Tiu Kelep dan Sendang Gile), DAS Amor-amor (Mata air Murus Malang), DAS Sidutan (Mata air Sekeper), DAS Tiu Pupus (Air Terjun Tiu Pupus), DAS Segara, DAS Meninting (Rencana Bendungan) dan DAS Dodokan Hilir.(RZ)
Komentar

Tampilkan

Terkini