Kunker Ke Bima, Gubernur NTB Ingatkan Kepala OPD Agar Rajin Turun Kemasyarakat

, Thursday, July 30, 2020 WIB Last Updated 2020-07-30T11:46:06Z
Dengan memboyong puluhan Kepala OPD, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah kunker ke Kabupaten Bima
Kabupaten Bima (postkotantb.com)- Untuk kesekian kalinya Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah turun langsung ke daerah daerah untuk menyerap aspirasi warga sekaligus memperkuat sinergisitas antara Pemerintah Provinsi NTB dengan kabupaten kota.

Kali ini Dr. Zul mengunjungi Kabupaten Bima dan puluhan kepala OPD juga turut serta di boyong. Memboyong sejumlah kepala OPD menjadi gaya baru orang nomor satu di NTB ini dalam menyerap langsung keluhan warga.

"Hari ini saya didampingi puluhan kepala OPD Provinsi NTB. Jadi, apapun keluhan dan aspirasi masyarakat, bisa disampaikan langsung kepala dinas terkait," ujar Gubernur di hadapan kades, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kabupaten Bima, sambil memperkenalkan seluruh kepala OPD, Kamis, 30 Juli 2020.


Gubernur menilai, keinginan masyarakat NTB sesungguhnya sederhana saja yakni pemimpinnya hadir, mau menyapa dan mengunjungi masyarakat untuk saling mendengar. Gubernurpun tidak setuju bila kesibukan menjadi penghalang silaturahmi antara para pemimpin dengan warganya.

"Alhamdulillah puluhan kepala OPD ikut, keluh kesah masyarakat bisa di dengar dan ditindaklanjuti langsung," tambah Bang Zul.

Kepala kepala OPD Gubernur menegaskan, dirinya tidak ingin ada kepala dinas ataupun pejabat lainnya yang enggan turun langsung mendengar masyarakat.

"Kita ini terkadang senang dicari. Masyarakat kita capek nyari, tapi malah tidak bisa ketemu. Sekarang tradisi itu kita balik, kita sendiri yang turun mencari masyarakat," harap Bang Zul.

Gubernur menegaskan, masyarakat dan pemimpin, serta semua pihak harus bersinergi, saling membantu. Persoalan yang bisa diselesaikan oleh pemerintah kabupaten, silakan diselesaikan oleh kabupaten.

Demikian juga dengan persoalan yang bisa dibantu oleh Pemprov NTB, tentu akan dibantu oleh Pemprov NTB. Demikian halnya dengan pemerintah pusat. "Sekarang zamannya kita bersinergi, tidak lagi kita saling menyalahkan," tutupnya. (NTB)
Komentar

Tampilkan

Terkini