-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Salurkan Bantuan Air Bersih, HBK Sasar Seluruh Wilayah Terdampak di Pulau Lombok

    , Friday, September 25, 2020 WIB Last Updated 2020-09-25T07:29:23Z
    Salah seorang tim HBK peduli menuangkan air bersih ke penampungan milik warga
    Mataram (postkotantb.com)- Musim kemarau berkepanjangan membuat banyak wilayah pemukiman warga di Kabupaten Lombok Barat menderita kekeringan. Hujan yang tidak turun hingga berbulan-bulan lamanya membuat warga kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih untuk keperluan sehari-hari.

    Menyikapi keadaan tersebut, anggota DPR RI Dapil NTB II/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) mulai bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

    “Ini sebagai wujud kepedulian kami para kader Partai Gerindra kepada masyarakat Pulau Lombok yang mulai mengalami musibah kekeringan di beberapa wilayah. Ini juga merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian Partai Gerindra kepada masyarakat Lombok harus terus dilakukan", kata HBK penuh keprihatinan.

    Titik pertama yang didatangi Tim HBK Peduli adalah di wilayah Kabupaten Lombok Barat, tepatnya di Dusun Tibu Lilin, Desa Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar.

    Dusun ini berada di daerah perbukitan, sumur warga yang biasanya memenuhi kebutuhan sehari-hari saat ini tengah mengalami kekeringan.

    “Dengan pengiriman air bersih ini, semoga masyarakat Desa Tebu Lilin dapat kembali mendapatkan akses air bersih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-harinya", tambah Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.

    Untuk kegiatan berikutnya, Tim HBK Peduli sedang mengumpulkan data-data, menginventarisir daerah prioritas dan mempersiapkan kendaraan untuk mendistribusikan air bersih.

    “Tim HBK Peduli sedang mengumpulkan data yang real tentang kebutuhan masyarakat akan air bersih ini, dan nantinya kegiatan ini in syaa Allah akan menyasar seluruh wilayah di Pulau Lombok. Saat ini data yang sudah dikumpulkan oleh Tim HBK PEDULI masing2 67 titik yang akan disasar di Kabupaten Lombok Timur, kemudian di Loteng, KLU dan Lombok Barat masih dalam pendataan", kata HBK yang juga Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra.

    Pembagian air nantinya akan dibagi berdasarkan luasan daerah yang terdampak, sehingga diharapkan dapat menjangkau seluruh keluarga yang ada di daerah tersebut, lanjutnya.

    Sahid, salah seorang warga Dusun Tibu Lilin mengaku sangat bersyukur dengan adanya pengiriman air bersih ini.
    “Alhamdulillah ada kiriman air bersih dari Pak HBK, jadi kita bisa dapet air buat kebutuhan sehari-hari", tuturnya.

    Sementara Nurhasan, Kadus Dusun Tibu Lilin mengatakan bahwa kekeringan telah berlangsung lebih dari 1 bulan lamanya. Hal ini menyebabkan warga sering kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

    “Sampai sekarang itu sudah lebih dari 3 bulan lamanya hujan tidak turun. Jadi sampai sekarang ini ya kita kekeringan, susah sekali untuk dapat air", katanya.

    Biasanya warga sampai membeli air untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya, harganyapun bervariasi tergantung kebutuhannya.

    Selain untuk kebutuhan air bersih untuk Masjid, Sekolah, dan Mushola di wilayah ini juga akhirnya kekurangan akibat kekeringan.

    Oleh Tim HBK Peduli, bantuan air tersebut kemudian dialokasikan di beberapa bagian untuk seperti untuk mengisi tandon air di Masjid, Sekolah, Musola dan beberapa tandon umum milik masyarakat.

    Ketua Tim HBK Peduli Kabupaten Lombok Barat, Lahmuddin Blank mengatakan, selain membagikan air bersih, Tim juga tetap menyalurkan bantuan Makanan Siap Saji (MSJ) untuk warga.

    "Tadi kami membawa 200 paket Makanan Siap Saji yang langsung dibagikan kepada warga yang antre air bersih", katanya.

    Selanjutnya Lahmudin Blank menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran air bersih ini akan terus diperlebar ke wilayah-wilayah lainnya di Lombok Barat.

    "Kegiatan pembagian air bersih ini juga nantinya akan kami lakukan di wilayah-wilayah lain yang mengalami krisis air seperti di wilayah Sekotong, Kuripan, Gerung, dan beberapa Dusun lain yang susah sekali mendapatkan akses air bersih", pungkasnya. (RZ)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini