-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Lezatnya Kuliner Sarang Walet Kampung Kateng

    , Saturday, October 24, 2020 WIB Last Updated 2020-10-24T06:19:14Z

     

    Kuliner: Bubur dan Kopi Cold Brow berbahan dasar sarang walet.

    Lombok Tengah (postkotantb.com)-Sarang walet  sejak abad ke 17 dikenal sebagai salah satu bahan baku olahan makanan. Di hampir semua negara di Asia Teggara makanan sarang walet menjadi favorit banyak restoran. Karena kualitasnya, makanan ini dibandrol dengan harga tinggi.


    Namun, siapa sangka, melalui olahan sarang walet pemilik bisnis Ammar Sasambo, Lalu Buntaran, sarang walet disulap dan diracik menjadi bubur dan kopi walet bermerk Coffe Cold Brow dengan harga lokal.


    Buntaran menjual bubur walet diharga Rp 50 ribu per porsi. Kopinya dibandrol hanya Rp. 10 ribu. Murah bukan?


    Dengan harga demikian, kini masyarakat dapat menikmati hidangan mewah dan kaya manfaat ini.


    "Sengaja kami bandrol dengan harga murah. Harga ini khusus untuk warga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah,"kata Lalu Buntaran di kediamannya, di Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Jumat (23/10).


    Nikmat: Kopi Herbal Coffe Cold Brow, berbahan dasar sarang walet,dipadu rempah khas Pulau Lombok, dijamin para maniak kopi ketagihan.


    Bubur walet memiliki citarasa khas. Selain rasanya yang gurih dan lembut, rupa kuliner ini menggugah selera.  Terutama bagi pemburu wisata kuliner. Khusus Kopi Herbal  Coffe Cold Brow, aromanya melekat keharuman daun sereh kemudian kayu manis, ditambah racikan jahe merah serta rempah lainnya asli Pulau Lombok.


    Bahan bahan ini  diolah bersama bahan dasar sarang walet. Dijamin, membuat para maniak kopi, bakal ketagihan.


    "Yang mengolah ini sang istri tercinta. Sedangkan racikannya, seluruhnya berbahan dasar walet,"imbuhnya.


    Dijelaskan, pengolahan kuliner berkelas ini berawal dari nurani sosial dan pemikiran agamis, berbekal pengalamannya berbisnis. Di negara asia, terutama di Cina, kebutuhan terhadap kuliner sarang walet sangat besar. Bahkan negara itu, mengimpor sarang tersebut, dari beberapa negara, termasuk Indonesia.


    Buntaran mengaku belajar banyak di Cina tentang kopi coldbrolw walet, kuliner dan di setiap restoran di cina menu itu harus ada. Saya selaku pengusaha saya mengetahui bahwa Indonesia termasuk pengekspor walet ke negara cina.



    Para pejabat dan kerabat, serta sahabat menjajaki kuliner lezat kelas dunia khas olahan sang Owner Ammar Sasambo, Lalu Buntara. 


    "Kita juga mengekspor sarang ini ke Cina. Saya berpikir, kenapa tidak kalau saya mengolah sarang ini, menjadi kuliner yang dapat dinikmati oleh warga saya di Lombok. Setiap malamnya saya selalu memikirkan hal itu,”paparnya.  


    Dengan rasa optimisme, ia bersama sang istri, memulai memproduksi olahan tersebut. Sebagian keuntungan disishkan untuk amal dan sosial. Di antaranya, pembangunan mesjid, yayasan MTs dan tahfidz al-Quran serta dalam waktu dekat dia akan membangun Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Ammar Sasambo NTB.


    Olahahan bubur dan kopi itupun laris manis. Saat ini, banyak permintaan pesanan dari wilayah Jakarta, Bandung dan Surabaya. Selain dalam negeri, kuliner ini juga diekspor ke negara Malaysia dan Singapura. Harganya cukup tinggi. Bubur Walet dibandrol Rp. 250 ribu hingga Rp. 300 ribu per porsi. Sedangkan kopi herbal Coffe Cold Brow dilepas dengan harga Rp. 150 sampai Rp. 200 ribu.


    Namun demikian, perbedaan harga tersebut, tidak merubah cita rasa dan kelezatan yang disajikan.


    Bagi Lalu Buntaran, perbedaan harga semata-mata dihajatkan untuk amalnya terhadap masyarakat lokal di Lombok.  


    “Sebentar lagi kami akan buka ekspor ke Cina dan Arab Saudi. Masalah harga bukan menjadi soal, yang penting bagi kami kepuasan hati. Jadi, apa yang dinikmati kaum elit, dapat dinimati juga oleh kita orang lokal,”tutupnya. (rin)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini