LSM Kasta Lobar Datangi Ditreskrimsus Polda NTB

Subdit III Ditreskrimsus Polda NTB memaparkan hasil dari tindaklanjut atas laporan yang berkaitan dengan Aset di Desa Selat.

Mataram (postkotantb.com)- LSM Kasta NTB DPD Lombok Barat (Lobar), mendatangi Ditreskrimsus Polda NTB. Kedatangan LSM tersebut, Rabu (25/11), bertujuan menanyakan tindak lanjut aduan masyarakat yang masuk Tertanggal 23 Desember 2019.


Aduan itu, berkaitan soal lahan yang menjadi Aset Lobar di Desa Selat, Kecamatan Narmada dengan lokasi sangat strategis. Yakni di pinggir jalur utama. Luas lahan tersebut, diperkirakan sekitar 4.868 m2 dengan kisaran harga mencapai miliaran rupiah. 


Aset ini diduga telah diperjualbelikan Oknum Anggota DPRD Lobar. Ditemui langsung, Ditreskrimsus Polda NTB, Subdit III , Kompol Gede Harimbawa, SE., SH., MH, memaparkan, pelaporan aset Desa Selat, masih belum cukup bukti untuk dinaikan ke tahap penyelidikan.


"Kami sudah menindaklanjuti dengan melakukan 2 kali gelar perkara dan menerbitkan SP2HP pada bulan Juli 2020,"ungkapnya.


Lanjut dia, perkara ini akan lebih mudah untuk ditindaklanjuti, Apabila terdapat alat bukti atau temuan baru untuk memperkuat laporan tersebut.


Selaku Ketua DPD LSM Kasta Lobar, Alhadi,  mengapresiasi kinerja Tim Ditreskrimsus Polda NTB. Kata dia, kedatangan LSM Kasta Lobar, sebagai dukungan terhadap penanganan APH, demi menuntaskan kasus aset tersebut.


"Kami juga siap membantu APH dengan menyerahkan Bukti dan temuan-temuan baru, jika itu dibutuhkan,"tegasnya.


Dia menegaskan, LSM Kasta Lobar akan mengawal kasus aset hingga tuntas. Sebab penyelesaian kasus ini akan menjadi efek jera bagi para oknum pejabat yang terlibat di dalam kasus tersebut.


"Masyarakat Lobar sudah lelah dengan tingkah oknum Pejabat, yang seolah-olah tidak pernah jera mempermainkan Aset," ketusnya usai audiensi.


Selama ini, banyak sekali yang tersandung kasus hukum dan beberapa Mantan Pejabat Lobar telah dipidana. Namun hal demikian, terkesan belum maksimal memberikan efek jera. Alhadi mengklaim, hingga saat ini, masih banyak ditemukan banyak permainan aset di kabupaten tersebut. Hasil Audiensi di POLDA NTB, akan segera ditindaklanjuti Aldy beserta anggota organisasinya dengan mendatangi kantor BPKAD LOBAR.


"Kalau bukan kita lantas siapa lagi. Kalau bukan sekarang, lantas kapan persoalan-persoalan tentang Aset ini bisa diselesaikan,"tandasnya.(rin)