-->
  • Label

    Copyright © Pos Kota NTB
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Patroli Cipkon di Pekat Hunting Pelanggar Protokol Kalangan Milenial

    , Thursday, November 05, 2020 WIB Last Updated 2020-11-06T12:20:51Z

    Para pemuda/remaja di pekat diberi sanksi push up karena melanggar protokol Covid 19


    Dompu (postkotantb.com) - Kegiatan  patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD,red), dilaksanakan Polsek Pekat. Patroli rutin Kamis (5/11) dilaksanakan pukul 22.00 Wita ini, melibatkan enam personel Polsek dan dipimpin langsung oleh pimpinan Ka. SPK III, Aipda Santo Wahyudi.


    Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan hunting terhadap pelanggar protokol Covid -19. Kegiatan itu dilaksanakan di beberapa tempat yang menjadi pusat keramaian di Wilayah Polsek Pekat, demi mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan mendisiplinkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid19. Karena disinyalir, masih ditemukan pelanggar pada malam hari, terutama di tempat-tempat tongkrongan milenial. 



    Sasaran kegiatan tersebut, yakni remaja dan pemuda yang masih beraktivitas pada malam hari tanpa menggenakan masker. Kelompok pemuda dan remaja juga diberikan imbauan agar tidak melakukan hal-hal yang bisa mengganggu Kamtibmas.

     

    Pada titik pertama, anggota Cipkon temukan delapan remaja yang sedang duduk di pinggir jalan tanpa kenakan masker. Remaja tersebut didatangi, kemudian diberikan sanksi berupa push up. Selain itu anggota juga menyampaikan agar remaja itu mengurangi aktivitas malam hari di luar rumah, sebab berpotensi tertular virus Korona akibat interaksi sosial.


    "Setelah itu diberikan imbauan untuk tetap mematuhi protokol Covid -19,"ujarnya.


    Lanjut pukul 22.30 wita, tepat di Jalan lintas Desa Calabai. Anggota patroli temukan sebanyak enam pemuda tengah  nongkrong di pinggir jalan tanpa masker. Para pelanggar tersebut pun diberikan tindakan fisik yang sama serta imbauan.


    Sekitar pukul 23.30 wita usai giat patroli penegakan disiplin (gakplin), dilanjutkan dengan mendatangi beberapa tempat yang dianggap rawan terjadinya pencurian sepeda motor. Diantaranya, di Pasar Minggu dan jalur jalan potong Dusun Latonda, Desa Pekat. 


    Pada saat giat ditemukan warga yang masih beraktivitas selanjutnya diberikan imbauan kamtibmas. Kegiatan ini pun terselesaikan dengan lancar dan aman.(rin/Hms)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini