Lewati Jalan Terjal, TNI-Polri Berhasil Distribusikan Logistik Pilkada ke Matemega

Tampak aparat kepolisian dan TNI bersama tim pendistribusian logistik Pilkada serentak di Kabupaten Sumbawa beristirahat sejenak, medan yang sulit dan terjal membuat petugas berhati hati

Sumbawa (postkotantb.com) - Pendistribusian logistik Pilkada Sumbawa 2020 kali ini membutuhkan tenaga ekstra dan kehati hatian yang tinggi. Aparat kepolisian dan TNI yang mengawal dan mendistribusikan logistik pilkada juga harus mengalahkan waktu karena jarak tempuh yang cukup jauh.


Seperti pendistibusian logistik ke Dusun Matemega, Desa Marente, Kecamatan Alas. Kondisi jalan yang terjal dan berlumpur menuju ke Dusun tersebut membuat pendistribusian cukup berat.


Meski demikian, untuk memastikan logistik pungut hitung dan APD bagian dari protokol kesehatan, agar tiba di lokasi dengan selamat dan tepat waktu, penyelenggara Pemilu bersama TNI-Polri bahu-membahu mendistribusikan logistik ke daerah terpencil di pedalaman Alas ini, Selasa (08/12/2020).


Bhabinkamtibmas Desa Marente Briptu Herwandi mengatakan, pendistribusian ke Dusun Matemega memakan waktu yang cukup lama. Ditambah lagi kondisi jalan yang terjal dan berlumpur membuat pendistribusian semakin sulit.


Disampaikan, logistik diangkut dari PPK Kantor Camat Alas pada pukul 09.50 menuju ke lokasi. Sekitar pukul 14.05 wita logistik tiba di lokasi tujuan. Pendistribusian memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan.


"Jalan terjal dan berlumpur menghambat pendistribusian. Ditambah lagi hujan, membuat jalan menjadi licin. Alhamdulillah sekitar 3 jam perjalanan, logistik berhasil didistrubusikan ke Dusun Metemega," ungkapnya.


Terpisah, Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra, S.IK., mengatakan, semua logsistik pilkada telah didistribusikan ke semua TPS di Kabupaten Sumbawa. Termasuk di Dusun Matemega.


"Alhamdulillah tadi Bhabinkamtibmas kami bersama Babinsa tadi siang telah berhasil mendistribusikan logistik ke TPS 7 di Dusun Matemega," ungkapnya.


Diterangkan, khusus Dusun Matemega, memang jarak tempuhnya tidak terlalu jauh. Namun kondisi georgrafis yang ekstrim menjadi salah satu kendala pendistribusian logistik. "Saat ini logistik sudah diterima oleh petugas TPS," pungkasnya. (RZ)