Pemesanan Motor Listrik di PT GNE Melonjak Tajam

Direktur Utama PT GNE Samsul Hadi berpose diatas motor listrik ciptaan siswa SMK di Lombok

Mataram (postkotantb.com)- Trend pemesanan motor listrik khususnya jenis kendaraan pengangkut sampah dan barang di PT Gerbang NTB Emas (GNE) mengalami lonjakan tajam. Tercatat hingga Desember 2020 tidak kurang dari 100 unit kendaraan listrik yang telah laku terjual.


Progress pemesanan kendaraan hasil karya anak Sekolah Menengah Kejuruan ini terus bertambah. Direktur Utama PT GNE Samsul Hadi yang di temui di ruang kerjanya, Selasa (22/12) mengatakan sebagian besar motor listrik khusus untuk pengangkut sampah dan barang ini di pesan oleh aparat desa. 


PT GNE sendiri mengembangkan dan memproduksi kendaraan lisrik dengan menggandeng SMK 1 Lingsar yang kemudian membentuk konsorsium dengan Sekolah Menengah Kejuruan lainnya yang mempunyai jurusan otomotif, permesinan dan bengkel.


"Ini hasil karya siswa SMK, PT GNE melakukan kerjasama dengan SMK 1 Lingsar dimana kemudian sejumlah SMK lainnya di libatkan dalam sebuah konsorsium, SMKN 1 Lingsar sebagai leading sektor nya," ujar Hadi.


Hadi sendiri tidak menargetkan jumlah produksi namun ia berharap dengan tinggi nya animo masyarakat terhadap motor listrik ini memberi semangat kepada siswa SMK untuk lebih berkembang semangat memproduksi lebih banyak lagi.



Terlebih menjelang perhelatan Moto GP Mandalika 2021, Hadi berharap motor dan sepeda listrik buatan siswa SMK dan UKM di NTB akan di libatkan dan di gunakan. Selain itu kedepannya masyarakat juga memanfaatkan motor listrik ini untuk kegiatan sehari hari demi mendukung program blue green dan mengurangi emisi karbon.


"Ya target kami bisa mencapai 300 unit yang terjual, tahun depan progresa motor listrik saya rasa cerah terlebih bakal ada MotoGP, saya kira motor listrik bisa di manfaatkan," jelas Hadi.


Untuk sepeda motor listrik perusahaan plat merah milik Pemprov NTB ini masih melakukan penjajakan untuk memproduksi massal sepeda motor listrik dengan sejumlah produsen seperti Ngebuts milik UTS dan Lebui milik salah satu UMKM di NTB. Termasuk sejumlah SMK di NTB untuk melakukan kerjasama. 


Hadi mengatakan pihaknya belum bisa menjual sepeda motor listrik secara massal karena terbentur regulasi kendaraan bermotor. 


"Target PT GNE produksi motor listrik ini dapat menembus pasar nasional. Kami masih mengurus izin dan syarat untuk bisa melaju di jalan raya, seperti sepeda motor lainnya," pungkas Hadi.(RZ)