PMII Gelar Muspimda Bahas Kaderisasi Lingkup Bali-Nusra

Muspimda digelar untuk evaluasi dan penentuan arah kaderisasi jangka panjang

Mataram (postkotantb.com) - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali-Nusra menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda). Musyawarah yang terlaksana, Jumat (4/12) bertempat di Wisma Nusantara ini mengusung tema, Formulasi Kaderisasi Satu Cita Satu Jiwa.


Musyawarah turut dihadiri Kapolda NTB Irjen. Pol. H. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H., Kabinda NTB Wahyudi Adi Siswanto, Ketua LTN NU NTB, Suaeb Qury, Sekertaris IKA PMII NTB, DPRD NTB Fraksi PKB, Ketua IKA PMII Mataram, DPRD NTB Fraksi PPP, M. Akri, SH.I, Ketua KNPI Lombok Timur Taupik Hidayat, Sl.Pd.I.


Kemudian Ketua SNNU NTB, Hery Widodo, Mabincab PMII Lombok Tengah L. Perniawan Efendi, Ketua SNNU Lombok Tengah Hery Nurdiansyah Ketua OKP Se-NTB, Ketua Cabang PMII Se-Bali Nusra dan Kader PMII Se-Bali Nusra. Muspimda merupakan bagian dari evaluasi serta momen penentuan arah kaderisasi jangka panjang dan penyusunan perencanaan, lingkup Bali-Nusa Tenggara.


"Masing-masing konstitusi dari rayon sampai PKC maka kami ingin musyawarahkan dan ingin merekomendasikan menjadi rekomendasi kaderisasi acuan kita ber PMII,"ungkap Ketua PKC PMII Bali Nusra, Aziz Muslim.



Dalam acara ini, para peserta musyawarah tidak hanya membahas kaderisasi PMII. Dalam musyawarah akan ada pembahasan terkait ancaman yang bisa merong-rong bangsa Indonesia. Mengingat Akhir-akhir ini lanjut dia, disinyalir ada gerakan geopolitik yang dibangun oleh gerakan intoleran. Ditegaskan dia, PMII akan menjadi Garda Terdepan dalam melawan gerakan intoleransi.


"Secara keutuhan dan termasuk ADART PMII, siapapun yang mengganggu NKRI, kami PMII pasti menjadi garda terdepan melawan terorisme dan radikalisme," Tegasnya.


Di sisi lain dijelaskan dia, peran dan fungsi mahasiswa pergerakan untuk memperisapkan diri, menghadapi Moto GP dan menjadi team promotor promosi pariwisata. "Kami juga berbicara soal bagaimana bahwa persiapan NTB menjadi tuan rumah baik MotoGP, bukan hanya sekedar mendapat event-event besar. Tapi anak muda sebagai peluru dan sebagai garda terdepan untuk terus promosi wisata kita,"jelasnya.


Selain itu, PMII akan mendorong penegak hukum bagi paslon yang terbukti melakukan pelanggaran aturan. Mengingat dalam waktu dekat, tujuh kabupaten kota di NTB akan menggelar Pilkada serentak 9 Desember 2020. Terlebih bagi paslon yang tidak patuh terhadap protokoler Covid 19 agar ditindak secara tegas oleh aparat kepolisian.


"Seluruh kader dan ketua cabang seBali Nusra mendukung penegak hukum menindak paslon yang tidak taat protokol Covid 19,"tutupnya.(rin)