Sambut Natal dan Tahun Baru, Polda NTB Gelar Operasi Lilin Rinjani 2020 Selama 14 Hari

Operasi Lilin Rinjani 2020 difokuskan pada pendisiplinan Prokes Covid-19

Mataram (postkotantb.com)- Polda NTB akan mengadakan gelaran Operasi Lilin Rinjani jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 alias Nataru.


Operasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini akan dihelat selama 14 hari mulai 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, operasi tahun ini agak berbeda dari tahun lalu dengan era new normal ditengah pandemi covid19 . Operasi ini berlangsung di seluruh Indonesia dengan sandi Operasi Lilin di setiap Polda. Di Polda NTB, bernama Operasi Lilin Rinjani 2020. 


Fokus operasi sedikit berubah yakni dengan pendisiplinan Prokes Covid19 pada setiap giat dimasyarakat baik ibadah dan Giat sosial, pembatasan jumlah kerumunan (phisical distancing), dan upaya persuasif dan edukasi untuk tidak melaksanakan acara di pergantian malam tahun baru terkait penerapan Prokes covid-19 dan perda Gubernur dalam Pemberantasan penyakit menular yang juga ditujukan untuk pengamanan situasi kamtibmas selama libur panjang sehingga mampu menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.


"Sesuai perintah Kapolri, selain beberapa Hal diatas , seluruh Polda diminta membuat pemetaan daerah rawan tindak pidana dan kecelakaan lalu lintas. Sehingga, langkah pencegahan terhadap hal-hal tak diinginkan bisa optimal," ujar Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal melalui Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Noviar, S.I.K, selaku Kasatgas Opsda Lilin Rinjani 2029, Minggu (20/12/2020) di Mataram. 


Lebih lanjut, dalam Operasi Lilin Rinjani 2020 jajaran Polda NTB membantu pemerintah daerah dalam menyosialisasikan dan mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara masif sebelum dan saat pelaksanaan Operasi Yustisi. 


"Antara lain, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, kita harus selalu mengingatkan masyarakat untuk ketat dan disiplin dalam beraktivitas, khususnya di tempat umum," kata Noviar.


Guna menunjang operasi, Polda NTB sd Polres diJajaran Polda NTB bakal mendirikan pos-pos pengamanan dan pelayanan selama libur panjang Nataru. Untuk itu, koordinasi dengan Jajaran Pemerintah daerah, stake holder terkait  dilakukan untuk memetakan titik-titik kerawanan dan upaya pencegahan pada setiap sentral kegiatan perekonomian dan sosial di kewilayahan yang vital dan diperlukan penanganan secara sinergis termasuk siaga bencana dalam antisipasi terjadinya bencana alam dengan masih berlangsungnya cuaca ekstrim di beberapa daerah.


Kerawanan lain yang dipetakan adalah daerah-daerah jalur utama liburan, jalur alternatif obyek wisata dan hiburan. Beberapa titik yang dibuatkan pos pengamanan akan ditempatkan sejumlah aparat kepolisian. Beberapa pos pelayanan terpadu dan lainnya diperuntukan pencegahan kerumunan dan satgas pengurai apabila terjadi pelanggaran dalam giat kerumunan. 


"Pada libur panjang Nataru ini agar masyarakat diharapkan benar-benar mentaati dan menjalankan protokol kesehatan, serta menghindari kerumunan di tempat-tempat keramaian, khususnya di obyek wisata, dan tempat keramaian lainnya seperti Mall atau pasar" tutup Dirlantas Polda NTB ini.(RZ)