Bupati Ajak Pemuda Berbisnis Pertanian dan Holtikultura

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu
Lombok Utara (postkotantb.com)- Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu bersama Wakil Bupati, Danny Karter Febrianto, ST., MEng., menghadiri acara Ramah Tamah Kemitraan Pengembangan Kawasan Hortikultura dan Peternakan Terintegrasi Ekonomi Pertanian di Kabupaten. Acara terselenggara di Halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Sabtu (20/3), merupakan kerjasama antara DKPP dengan Universitas Mataram (Unram).

Turut hadir dalam acara ini, Penjabat Sekretaris Daerah, Drs H Raden Nurjati, Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Raharjo, Wakil Rektor IV Bagian Kerja Sama Unram, Dr Yusron Sa'adi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda KLU Ir H Rusdi beserta Unsur Pimpinan OPD KLU.

Dalam sambutannya, H. Djohan Sjamsu mengajak pemuda berbisnis pertanian dan hortikultura untuk peningkatan kesejahteraan. Diakui dia, KLU sebagai satu-satunya daerah yang tertinggal di NTB. Pihaknya berharap adanya intervensi program dari Unram dan Bank NTB Syariah, menjadi bagian dari perubahan daerah, demi mengubah KLU menjadi lebih baik.

"Pada awal terbentuk Lombok Utara, angka kemiskinan berkisar 43,14 persen, tetapi dalam 13 tahun terakhir berkisar 26 persen lebih. OPD untuk bergegas menangani daerah yang kondisinya memprihatinkan. Dilihat dari menurunnya angka APBD hingga 300 miliar. Saya berbangga, masyarakat kita sudah banyak menyukai beternak sapi. Mengingat KLU sebagai daerah wisata. Jadi diperlukan peternakan dan hortikultura," ungkapnya.

Sementara itu, Dirut Bank NTB Syariah H Kukuh Raharjo menyampaikan apresiasi atas inisiasi kemitraan tersebut. Kegiatan kemitraan menurutnya dapat membuka potensi kerja sama yang baik. Kata dia, Bank NTB Syariah telah membukukan aset sebesar 11 triliun. Sehingga pihaknya membutuhkan peran sekaligus dukungan dari semua stakeholder.

"Komitmen kami untuk memperbaiki Bank NTB Syariah sesuai motto kami. Menjadi bank kebanggaan yang amanah, bagi seluruh masyarakat NTB," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil IV Rektor Unram, Dr. Yusron Sa'adi menilai, Kendati diguncang gempa 2018 silam, para petani di KLU tetap semangat dalam beraktifitas. Karenanya, potensi pertanian perlu digalakan melalui penjajakan kerja sama.

"Alhamdulillah Unram sudah mempunyai MoU dengan Pemda Lombok Utara. Sekarang kita tinggal tindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kita bekerja sama implementasinya di lapangan yang ditekankan," cetusnya.

Sedangkan Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian KLU Evi Winarni MSi menjelaskan, ke depan, pertanian, hortikultura dan peternakan akan terintegrasi, melalui program nyata. Lebih lanjut, pihaknya telah bertemu tim Unram dan menggagas kegiatan dengan membakukan produk-produk lokal. Demi menjadi produk lokal agar dapat bersaing ditingkat internasional, terlebih dahulu dilakukan analisis lapangan.

"Dibutuhkan kerja sama antara semua pihak, untuk memajukan pertanian di Lombok Utara. Satu diantaranya melalui kerja sama perbankan. Kita berharap Bank NTB Syariah, bisa membantu (skema) pembiayaan, untuk para petani, peternak dan masyarakat Lombok Utara. Mengingat APBD KLU mengalami penurunan," pungkasnya.(RIN)