Dikbud Sebut Pojok Ekspresi sebagai Piranti Balai Cagar Budaya

Kepala Dikbud NTB, H. Aidy Furqan

Mataram (postkotantb.com)- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, H. Aidy Furqan mengaku, saat ini, Dikbud tengah fokus meningkatkan status kompetensi dalam olah kebudayaan NTB. Dari 35 Provinsi di Indonesia, daerah tersebut masuk urutan kelima, dalam indeks pembangunan kebudayaan.

"Budaya daerah kita ini kan masih di dominasi dengan pengembangan wisata di Pulau Bali. Kita ingin membawa budaya kita kembali ke NTB dengan memiliki balai cagar budaya sendiri. Tapi kita harus siapkan dulu piranti-pirantinya," ungkapnya usai Rapat di Komisi V DPRD NTB, Selasa (2/3).

Dia menyebut, ada beberapa substansi yang wajib diperhatikan untuk membangun balai tersebut. Diantaranya aktifitas kebudayaan dan tradisi, serta situs-situs peninggalan sejarah. Maka demikian, lanjut dia, Dikbud telah menyiapkan ruang pojok eskpresi.

"Pojok ekspresi kami sediakan sebagai wahana berseni, berbudaya sekaligus berteknologi anak-anak kita yang selama ini belum tersentuh. Kami menyediakannya di sekolah dan di kantor dan Sudah setahun berjalan," sebutnya.

Dia berharap pojok budaya dapat menjadi tahapan agar daerah NTB segera memiliki balai cagar budaya sendiri. "Yang penting tahun depan bisa goal dulu. Mudah-mudahan di 2023 gedung-gedung yang ada bisa kita pakai dulu. Yang penting eksekusinya dulu," pungkasnya.(RIN)