Keberadaan PT .Vector Utama Indonesia Diprotes Dua Dusun

Tokoh masyarakat Dusun BTN Pasir Putih Desa Maluk KSB

Sumbawa Barat (Postkotantb.com) - Keberadaan PT.Vector Utama Indonesia mulai dikeluhkan oleh dua Dusun di Desa Maluk,  adapun yang menjadi keluhan warga dusun setempat yakni, suara bising dari suara besi yang dipukul dan polusi udara akibat pekerjaan pengecatan yang menimbulkan debu sand blats dan membuat udara tercemar serta mengganggu pernapasan warga.

Dua dusun yang kena imbas yakni Dusun Otak Keris dan Pasir Putih, puluhan perwakilan dua dusun tersebut mendatangi Kadus Maluk guna menyampaikan keluhan masyarakat terkait keberadaan PT.VUI yang merupakan salah satu subkon dari PT AMNT.

" Memang ada perwakilan dua dusun datang menghadap ke saya pada Selasa (27/04) ,para warga merasa keberatan dan mengeluhkan kegiatan PT VUI yang melakukan pekerjaan pengecatan,tanpa memikirkan dampak dari pencemaran udara akibat dari debu pengecatan yg beterbangan dan bisa mengganggu pernapasan warga,"kata Andi Bakri.

Kadus Andi Bahri sangat menyangkan sikap managemen PT.Vector Utama Indonesia, yang lama sekali tanggap dengan kondisi yang dialami warganya, kesal.

Kepada media ini Andi Bahri menyampaikan keluhan warganya terkait mulai timbul polusi udara dan suara berisik (bising) menggangu aktivitas warga sekitar setiap perusahaan menjalankan aktivitasnya , ungkapnya kesal.

Adalah Citra Yul salah satu tokoh masyarakat kepada media ini menuturkan"  Kami masyarakat BTN dusun pasir putih selatan yang bersebelahan dengan PT Vector Utama Indonesia.selama adanya  PT tersebut kami terganggu dengan kegiatan kerjanya. Suara berisik yang timbul dari perusahaan tersebut sampai ke pemukiman kami. Tentunya imbas dari kegiatan sand blast serta pengecetan tentunya pasti mempengaruhi atau mencemari udara tempat tinggal..bahaya debu sand blast akan merobek paru paru karena tergolong debu silica berbentuk serbuk kaca" , bebernya

Dijelaskan Citra Yul, dari awal keberadaan perusahaan tersebut,sama sekali tidak ada sosialisasi ke warga sekitar dan langsung operasi, sementara selama keberadaan PT.VUI itu tidak ada asas manfaat bagi warga sekitar terutama dari segi pemberdayaan masyarakat, jika masih tidak membawa manfaat ,mendingan hengkang saja cari lokasi lain, pinta Citra Yul kesal. 

Terpisah, senior manager PT.Vector Utama Indonesia Aslen kepada media ini menjelaskan, memang benar ada kelurahan dua Dusun yang merasa terusik dengan keberadaan PT VUI ini, Yang secara kebetulan jarak antara perusahaannya sangat dekat,namun atas keluhan kami sudah memasang alat untuk menetralisir pencemaran udara dengan memasang  water thank, tutupnya ( Erwin )