Lansia Peserta Vaksinasi Diantar-Jemput Polisi

JEMPUT: salah satu lansia peserta vaksinasi dijemput Polres Bima

Bima (postkotantb.com)- Demi mendukung program vaksinasi Peserta lanjut usia (lansia) Polres Bima menginstruksikan jajarannya, melakukan penjemputan terhadap lansia tidak dapat ke lokasi vaksinasi akibat terkendala kesulitan moda transportasi.

"Khusus program vaksin lansia bhabinkamtibmas akan melakukan penjemputan bagi lansia yang kesulitan datang ke lokasi vaksin. ini sebagai bakti dan dukungan kami untuk mensukseskan program vaksinasi," ungkap Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K., Senin (26/4) pagi.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Subsektor Palibelo Aipda I Komang Sika. Dia rela mengantar jemput dari masing-masing rumah para lansia.

"Di wilayah Kecamatan Palibelo hari ini ada 15 peserta lansia untuk program awal vaksinasi lansia, dari total 15 peserta lansia. Hari ini hasil screening meloloskan 10  lansia saja. Sedangkan 4 peserta lansia ditunda dan 1 peserta tidak bisa divaksin karena sakit," sebut Komang Sika.

Diakui, salah satu lansia atas nama Mbah Husen (77), warga Desa Belo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Awalnya takut untuk divaksin. Sebab, lansia satu ini sempat mendengar berita hoax tentang vaksin. Namun setelah dijelaskan Mbah Husen akhirnya mau untuk di vaksin.

"Kita jangan takut untuk divaksin ini juga untuk melindungi kita dan untuk mengurangi penyebaran covid-19," Terangnya.

Senada disampaikan Kasubsektor Palibelo, Iptu Sumardin melalui Paur Humas Iptu Adib Widayaka. Kata dia, ke depan, aksi serupa akan dilakukan di seluruh desa saat pelaksanaan vaksin terhadap lansia.

Dia mengimbau, kendati telah divaksin, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Yaitu dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.(SFM)