Wabup KLU Optimis RTG Rampung Dalam 4 Bulan

  


Wagub Danny saat menghadari safari Ramadhan di Masjid Husnul Khatimah Desa Menggala, Senin (26/04)

Lombok Utara (Postkotantb.com) - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU)  berupaya agar anggaran pembangunan rumah tahan gempa (RTG) yang terblokir BNPB pusat bisa cair. Selain itu, Pemerintahan KLU sudah mengirim surat ke Jakarta agar anggaran RTG yang terblokir bisa cair. 

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan saat ditemui di Masjid Nurul Khatimah, Desa Menggala menyatakan saat ini Pemda KLU masih meminta perpanjangan waktu ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat di jakarta 

" Kami sudah komunikasi dengan BPNPB melalui video call beberapa hari yang lalu, memang untuk Kabupten Lombok Utara kita minta perpanjangan waktu." ujar Wabup Danny

Sedangkan RTG di Lombok Utara masih belum kelar, mengingat hampir 60 ribu RTG tahap I yang belum terproses dengan kisaran dana sebesar 117 Miliar. " Termasuk juga RTG tahap I juga sebanyak 60 yang belum terproses sebesar 117 Miliar," penjalasannya. 

Lanjutnya, Wabup Danny menyatakan Pemda KLU meminta perpanjangan waktu penyelesaian RTG selama 4 bulan dalam surat perpohohan yang Pemda KLU kirim ke BNPD Pusat di Jakarta dan Wabup Danny yakin RTG cepat kelar. 

" Kita kemarin minta selama 4 bulan. Insyallah rampung ketika validasi lancar, pembukaan blokir segara dan bisa segera kita lakukan proses pembangunan," sambung Wabup Danny.

Selain itu, Maswandi salah satu warga Pemenang yang menerima RTG tahan II pun berharap RTG cepat kelar dan masyakat bisa lebih tenang di tengah keterpurukan ekomomi setelah Covid-19 melanda pariwisata di KLU.

" Semoga saja RGT ini kelar, sudah 2 tahun kurang kami menunggu. apa lagi pemasukan menurut akibat dampak covid di daerah pariwisata seperti KLU ini," keluarnya. (YN)