Santri Mispalah Gelar Shalat Gerhana Bulan Sambil Berdonasi Untuk Palestina

DONASI: para santri tengah mengumpulkan donasi saat momentum ibadah Shalat Gerhana
Lombok Tengah (Postkotantb.com)- Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muhibbin NW Mispalah Praya Lombok Tengah (Loteng), bersama jamaah mukim setempat menggelar solat berjamaah gerhana bulan, Rabu malam (26/05).

Solat gerhana sambil mengumpulkan donasi tersebut dipusatkan di dua titik. Pertama berlokasi di masjid Nurul Imam yang dipimpin TGH. M. Thahir Azhari. Lokasi kedua di Musolla Al Abror Komplek Asrama Putra yang dipimpin TGH. M. Sobri Azhari.

Uniknya, santri ponpes yang berlokasi di jantung kota Praya ini, setelah solat berjamaah, langsung mengumpulkan uang bantuan untuk umat muslim Palestina, yang saat ini sedang berjuang melawan negara zionis Israel.

Salat gerhana bulan (khusuf) dilaksanakan pada saat terjadi gerhana hingga selesai gerhana, baik saat gerhana Matahari maupun gerhana Bulan, pada gerhana total atau gerhana sebagian.

Dalam Khutbahnya, TGH. M. Thahir Azhari menyebut dalam sebuah hadits yang diriwayatkan sayyidah Aisyah ra yang artinya.

Sesungguhnya ketika Nabi SAW selesai dari shalatnya, beliau berdiri dan berkhutbah di hadapan manusia dengan memuji Allah, kemudian bersabda, "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebuah tanda dari tanda-tanda Allah SWT. Keduanya tidak menjadi gerhana disebabkan kematian seseorang atau kelahirannya. Bila kalian mendapati gerhana, maka lakukanlah shalat dan berdoalah. (HR. Bukhari Muslim)

Dalam khutbah itu Rasulullah SAW menganjurkan untuk bertaubat dari dosa serta untuk mengerjakan kebajikan dengan bersedekah, doa dan istighfar (minta ampun)

Berdasarkan hadits diatas lanjut pemilik toko Grand Hero dan toko Hikmah ini, disunnahkan apabila datang gerhana untuk memperbanyak doa, dzikir, takbir dan sedekah, selain shalat gerhana itu sendiri.

"Apabila kamu menyaksikannya maka berdoalah kepada Allah, bertakbir, shalat dan bersedekah. (HR. Bukhari dan Muslim)," sambungnya sembari mengutip penjelasan satu buah hadits.

Sementara itu, ustadz Syamsul Wathoni salah seorang pengasuh ponpes setempat, mengajak para jamaah melakukan tradisi melontar donasi fi sabillah untuk solidaritas Palestina.

"Alhamdulillah wassyukru lillah, kami bisa kumpulkan donasi sejumlah Rp. 5.750.000 dari lontaran mukim dan santri Ponpes Darul Muhibbin NW Mispalah," katanya.
Donasi yang terhimpun akan kami diserahkan kepada Sinar 5 Care untuk nanti disalurkan kepada lembaga donor yang terpercaya agar sampai kepada rakyat Palestina," sambungnya. (AP)