Ambruk Akibat Banjir, Jembatan Cinta Butuh Sentuhan Pemerintah

JEMBATAN AMBRUK: beginilah kondisi Jembatan Cinta yang sudah Ambruk Akibat Banjir.
Sumbawa (postkotantb.com)- Jembatan Cinta sangat dikenal oleh masyarakat di Kabupaten Sumbawa. Namun, Jembatan yang berada di Desa Kalimango Kecamatan Alas ini ambruk akibat banjir.

Padahal, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses yang diandalkan masyarakat di dua desa, menuju lahan pertanian. Yaitu Desa Kalimango, Desa Baru dan Desa Juranalas.

"Jembatan cinta merupakan satu satunya jembatan yang menjadi akses anak-anak berangkat sekolah. Sekarang, anak pergi sekolah terpaksa harus menyeberangi sungai dengan cara melepas sepatu," ungkap Kepala Desa Kalimango, Heri Darfan Sp, Senin (14/06).

Diakui, sebelumnya, (Eks) Bupati Sumbawa, H. Husni Jibril (Alm) pernah menjanjikan perbaikan jembatan itu melalui APBD. Bahkan, Lalu Budi Suryata yang saat itu menjabat Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, diperintahkan agar perbaikan jembatan cinta masuk dalam skala prioritas daerah.

"Sampai saat ini hasilnya nihil. Jembatan Cinta seperti lagu, aku masih seperti yang dulu," singgung Kades itu.

Sementara itu, Camat Alas, M. Lutfi Makki mengatakan, pemeritah daerah sebenarnya telah menganggarkan untuk perbaikan jalan. Sayangnya, anggaran untuk jembatan terpaksa dialihkan untuk penanganan korona.

"Sebenarnya, anggaran untuk jembatan cinta sangat besar. Sehingga jembatan cinta akan dibangun permanen yang mirip dengan jembatan depan sektor Alas. Seandainya dibangun seperti jembatan depan sektor, akan adanya pelebaran jalan dan adanya pembebasan lahan Milik warga yang ada di sekitar jalur," bebernya.

Kendati demikian, pihaknya akan mencari solusi bersama Pemerintah Kabupaten serta DPRD NTB. Mengingat, jalan tersebut dibangun untuk kepentingan masyarakat.

"Semoga Pemerintah, DPR dan Istansi terkait bisa memprioritaskan jembatan cinta tersebut agar segera dibangun karena jembatan cinta tersebut merupakan  untuk kepentingan masyarakat pengguna jalan,harap Camat.(LALU)