KASTA NTB Minta Pemerintah Tidak Memperpanjang PPKM

Lombok Tengah (postkotantb.com) -  L.Wink Haris Presiden KASTA NTB menyatakan , PPKM ini dalam implementasinya berupa penyekatan jalan dan pembatasan bahkan pelarangan kegiatan masyarakat berdampak sangat besar terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. PPKM yang berakhir pada tanggal 20 juli 2021 kemarin hasil evaluasi nya kita harapkan terpublikasi agar masyarakat tahu apakah efektif untuk tujuan menekan laju penyebaran covid 19 atau hanya memberikan dampak buruk bagi masyarakat.

“Kebijakan PPKM ini ternyata memberikan dampak negatif yang luar biasa pada sektor-sektor ekonomi masyarakat, dengan penutupan banyak lokasi usaha membuat ekonomi rakyat stagnan bahkan nyaris lumpuh sementara bantuan sosial yang diharapkan dari pemerintah untuk segmen masyarakat miskin sampai hari ini belum ada,” ungkapnya

LWH menegaskan Implementasi PPKM di tengah masyarakat juga sudah menyasar beberapa pelaku usaha yang dianggap tidak taat aturan sudah ada yang dipanggil pihak kepolisian dan diancam dengan sanksi sesuai Undang - undang (UU) Kekarantinaan kesehatan nomor 6 tahun 2018, sementara amanat UU tersebut yang mewajibkan pemerintah untuk menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat tidak ada, jangan sampai dalam penerapan

” PPKM ini mengarah kepada kriminalisasi masyarakat yang harus terpaksa melawan aturan akibat situasi yang dilematis, tidak bekerja tidak makan, mamaksa bekerja sangsi pidana menanti,” imbuhnya.

LWH meminta kepada Gubernur NTB agar tidak melanjutkan kebijakan PPKM tersebut dan mengembalikan keadaan sebelum pemberlakuannya, akses ekonomi masyarakat dibuka pasar dan pusat perbelanjaan, sekolah sekolah dan tempat ibadah agar dibuka kembali dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan dengan kontrol ketat dari aparat pemerintah.

Jangan sampai pembatasan ini di dalam implementasinya dimaknai sebagai penyetopan dan pelarangan seluruh kegiatan masyarakat terutama di sektor ekonomi masyarakat kecil yang selama ini paling merasakan dampak buruk dari PPKM tersebut kata presiden KASTA NTB lalu wink haris(AP)