Matsama MAN I Loteng Resmi Ditutup

Lombok Tengah (Postkotanews.com) - Pelaksanaan Masa Ta’aruf Santri Madrasah (Matsama) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Loteng resmi ditutup. Penutupan kegiatan matsama tersebut, dilakukan langsung kepala MAN 1 Loteng di halaman madrasah setempat, Rabu (14/07).

Kepala MAN 1 Loteng, Lalu Syahdi mengucapkan banyak terimakasih kepada para guru dan panitia, yang telah membantu selama program matsama berlangsung.

“Alhamdulillah, selama tiga hari kita laksanakan program matsama dan Alhamdulillah berjalan sesuai yang direncanakan. Suksesnya kegiatan ini tentunya tak luput dari kerjasama yang baik, terutama kepada para guru dan panitia yang tergabung dalam Osim MAN 1 Loteng,” katanya di ruang kerjanya.

Selanjutnya kepada para peserta matsama atau siswa baru, pihaknya atas nama kepala MAN 1 Loteng, mengucapkan banyak terima kasih atas dedikasi dan keuletannya dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama pelaksanaan matsama.

Apabila ada para seniornya yang sempat bikin hatinya kesal, mohon dimaafkan. Sebab apapun yang diberikan oleh para seniornya, tentunya tujuannya sangat baik, yakni dalam rangka memberikan pengenalan tentang lingkungan madrasah dan memberikan didikan agar menjadi lebih baik.

“Mewakili civitas keluarga besar MAN I Loteng dan panitia, mohon maaf jika selama pelaksanaan matsama ada tutur kata dan tingkah laku para guru dan seniornya yang kurang berkenan mohon dimaafkan. Sebab kami yakin apapun bentuk yang sudah dilakukan, tentunya tujuannya baik untuk kita semua,” ungkapnya.

Selanjutnya selama pelaksanaan matsama, ini tentunya bertujuan bagaimana siswa diberikan pembelajaran dasar yang nantinya dapat di jadikan pondasi ketika sudah masuk masuk atau belajar aktif di MAN I Loteng.

Selain itu, implementasi dari pembelajaran selama pelaksanaan matsama, dan setelah aktif belajar, tentunya diharapkan bisa memberikan yang terbaik bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Yang terakhir, pihaknya berharap kepada para santri baru ataupun yang lama, untuk bisa menjaga marawah dan almamater madrasah. Sebab Alhamdulillah lulusan madrasah sudah mampu menunjukkan kontribusi bagi bangsa dan agama.

Dengan kontribusi tersebut, Alhamdulillah masyarakat sudah menjadikan madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mampu menciptakan agen perubahan,. Sebab lulusan madrasah di samping ahli agama, dibidang umum pun sudah teruji.

Ia menambahkan, selama pelaksanaan matsama tentunya tetap dibawah aturan kementerian agama, sehingga selama kegiatan matsama tetap mengedepankan
motto Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, Dirjend Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu mencetak generasi “Hebat dan Bermartabat”; generasi yang tidak hanya cerdas secara akal, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter.

Mantan kamad MIN I Loteng ini menambahkan, usai ini selama Tiga hari ke depan akan belajar daring sambil menyiapkan protokol kesehatan.

Dan pada hari Senin 19 Juli mendatang, pembelajaran sudah bisa dilaksanakan dengan cara sif.

“Karena kondisi saat ini dibawah musibah Covid-19, pembelajaran akan dilakukan dengan cara sif, artinya satu kelas akan dibagi menjadi dua yakni sif pertama 18 sif ke dua juga 18. Pendidik juga sudah kita minta mengisi pelajaran selama dua kali dalam satu kelas, tentunya dengan materi yang sama,” jelasnya panjang. (AP)