Multi Manfaat, Pemdes Labuhan Haji Apreasi Proyek Disperkim NTB

MONITORING: Kepala Disperkim NTB bersama jajarannya dan rekanan kontraktor, tengah melakukan monitoring pada proyek rabat jalan sepanjangang 250 meter di Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur belum lama ini.

 POSTKOTANTB, Lombok Timur- Pemerintah Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Pahminuddin, menyampaikan apresiasi terhadap Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) NTB.

Berkat proyek rabat jalan dengan volume 250 meter,  plus jembatan penghubung menuju tempat pemakaman umum (TPU) yang dikerjakan dinas tersebut, akses masyarakat kian mudah.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah NTB, khususnya Disperkim NTB, karena telah menyelesaikan proyek rabat jalan menuju TPU masyarakat," ungkap Kepala Desa Labuhan Haji, Pahminuddin, dalam testimoni yang disampaikan melalui tayangan you tube NTB49_Disperkim.

Selain TPU, Pahminuddin menyebut, pelakasaan proyek rabat jalan yang berasal dari dana pokok-pokok (Pokir) legislatif fraksi Partai Berkarya itu, merupakan akses jalan yang multi manfaat.

Diantaranya perluasan wilayah. Selain itu, kata dia, jalan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses untuk mengangkut hasil panen para petani. "Selama ini masyarakat kami kesulitan dalam mengangkut hasil panen sawah dan kebunnya. Dengan adanya rabat jalan masyarakat lebih dipermudah mengangkut hasil panen," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disperkim NTB, Jamaluddin, S. Sos, MT, berharap, akses jalan yang telah dibangun tersebut dapat dipelihara oleh para pengguna jalan. Khususnya, masyarakat setempat. Sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

"Uang dari rakyat akan kembali untuk rakyat, jadi pembangunan rabat jalan untuk dimanfaatkan untuk rakyat," katanya.

Di sisi lain, dia berharap kondisi pandemi covid 19 segera berakhir. Sehingga kondisi keuangan daerah kembali stabil dan seluruh pengajuan masyarakat dapat terakomodir oleh pemerintah. "Insha Allah ke depan, setiap usulan kita akan memprogramkan kembali," tutupnya.(RIN)