Kembali, Kumham NTB Adakan Pameran Pelayanan Publik

Dalam rangka Perlindungan Ekspresi Budaya, Kanwil Kumham NTB menyerahkan surat Pencatatan inventarisasi terhadap tokoh adat dan budaya NTB terhadap kekayaan intelektual komunal, Senin (25/10).

Dorong UMKM serta lindungi Kekayaan Intelektual Adat dan Budaya


POSTKOTANTB, Mataram- Tidak hanya Fashion Show yang diadakan pekan kemarin. Kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kumham) NTB, kembali mengadakan Pameran Pelayanan Publik. Kegiatan diadakan di halaman Kantor Kanwil Kumham NTB, Senin (25/10) ini, merupakan rangkaian dari sejumlah acara dalam rangka, Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) 2021.

Turut hadir dalam peresmian pameran tersebut, Gubernur NTB diwakili oleh Sekda NTB, Ketua Pengadilan Tinggi, Jajaran Satker lingkup Kumham NTB, serta para tokoh budaya. Acara tersebut diresmikan langsung oleh Sekda NTB. Di mana pameran ini tergolong unik. Karena dalam acara tersebut, Kumham NTB, menggandeng sejumlah pelaku UMKM.

Dengan menfasilitasi para wirausaha lokal berupa tenda, sebagai wadah untuk mengenalkan produk. Acara peresmian pameran dirangkaikan juga dengan penyerahaan sertifikat pendaftaran perseroan perseorangan, untuk 20 UMKM yang terdaftar, sekaligus Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional. Menurut rencana, pameran ini akan diselenggarakan selama dua hari.

Sekda NTB, Lalu Gita Aryadi, menyebut ada dua poin penting dalam memperingati HDKD 2021 di NTB. Pertama, sebagai momentum refleksi dalam rangka mengevaluasi sejauh mana kinerja institusi. "Kumham NTB telah berhasil menyabet predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)," ujarnya.

Kedua, keterlibatan langsung langsung lembaga vertikal tersebut terhadap kebangkitan perekonomian lokal. Dengan dilibatkannya sejumlah UMKM dalam acara pameran itu, sebagai simbol bahwa Kumham NTB telah berkontribusi untuk membangkitkan ekonomi dari terpaan pandemi Covid 19. Dalam kesempatan tersebut, Sekda NTB juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas upaya pemberian legalitas kekayaan intelektual, terhadap hasil karya tokoh budaya lokal.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Bapak Kanwil Kumham NTB. Semoga dengan setiap program Kumham NTB, kondisi perekonomian masyarakat kita bangkit kembali," harapnya.

Senada disampaikan Kepala Kanwil Kumham NTB, Haris Sukamto. Dijelaskan dia, pihaknya akan senantiasa mengupayakan legitimatasi terhadap hak cipta intelektual budaya lokal, sebagai salah satu indikator pendorong kebangkitan ekonomi. Mengingat saat ini,  NTB masih terpuruk akibat pandemi.

Selain itu, pihaknya bersama seluruh OPD lingkup Provinsi NTB akan menandayangani MoU, dalam rangka  mendorong agar seluruh aset adat dan budaya, segera mendapatkan legalitas Kumham.

"Kami mengimbau agar tokoh adat dan budayawan, agar mendaftarkan karya intelektualnya, sesegera mungkin. Kalau tidak segera kita lindungi, maka kekhawatiran masa lalu bisa kembali terjadi kembali. Jadi kami menunggu agar karyanya didaftarkan kepada kami," imbaunya.(RIN)