PT. Tirtha Global Tours & Travel Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Batu Layar


Director PT. Tirtha Global Tours & Travel, Ni Putu Sri Widiarini saat memberikan bantuan kepada warga, Jumat (10/12). Foto Safrin postkotantb

Lombok Barat,(Postkotantb.com)  - PT. Tirtha Global Tours & Travel, kembali menyalurkan bantuan kepada para korban banjir bandang di Lombok Barat. Kali ini, menyasar warga di Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kabupaten Lombok Barat, Jumat sore (10/12/2021). Bantuan sebelumnya diberikan Owner PT. Tirtha Global Tours & Travel, I Nyoman Sumertajana di Desa Lembah Sari, Kecamatan Batulayar, Rabu (8/12/2021).


“Kami sengaja memberikan bantuan secara langsung di lokasi terdampak banjir bandang. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban selama berada di pengungsian,” ujar Director PT. Tirtha Global Tours & Travel, Ni Putu Sri Widiarini usai memberikan bantuan kepada awak media .


Wanita murah senyum itu menambahkan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir. Termasuk bencana alam lainnya yang menimpa saudara kita, khususnya di wilayah Lombok Barat.

“Jangan lihat apa yang kita berikan, tapi kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan saudara kita yang sedang ditimpa musibah,”  tuturnya.

Salah satu pengungsi di Dusun Batulayar Utara, Bahri mengaku hingga kini masih trauma untuk tinggal di rumahnya. Sehingga semua keluarga bersama warga lainnya masih tinggal di posko pengungsian yang disiapkan oleh BPBD Lobar dan NTB.

“Rumah saya rusak parah diterjang banjir Pak, makanya kami belum kembali. Kami juga masih khawatir hujan lebat kembali turun secara tiba tiba,” ucap pria 66 tahun itu.

Diberitakan sebelumnya, banjir merendam sejumlah rumah warga di tiga kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Diantaranya Kecamatan Batulayar, Gunungsari, dan Kecamatan Sekotong.


Seadangkan dari data BPBD Provinsi NTB, terdapat 5.678 jiwa terdampak banjir awal pekan lalu. Rinciannya di Kecamatan Gunungsari sebanyak 2.849 KK, Kecamatan Batulayar 1.250 KK, Kecamatan Lingsar 81 KK, dan Kecamatan Sekotong 1.222 KK. Sedangkan korban meninggal dunia  sebanyak lima  orang serta 8 orang mengalami luka-luka. (Amin