Lombok Tengah,  (postkotantb.com) -  Idul Adha atau idul kurban adalah momentum yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan cara berkurban seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim

istrinya Siti Hajar dan anaknya Nabi Ismail yang mengajarkan pada umat muslim untuk memperkokoh keimanan kepada Allah Ta’ala.

Ketaatan Nabi Ibrahim diuji oleh Allah Ta’ala dengan perintah menyembelih anak satu-satunya, yakni Nabi Ismail.

Keluarga Nabi Ibrahim rela dan ikhlas atas perintah Allah Ta’ala dalam mimpi tersebut. Sekalipun apa yang dimiliki paling berharga yakni anaknya nabi Ismail harus dikorbankan.

Atas hal tersebut, keluarga besar Ammar Sasambo Ading Walet Desa Kateng Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah, di hari yang penuh kemuliaan ini, di manfaatkan untuk berbagi bahagia bersama, anak yatim, orang tua jompo dan masyarakat di sekitar kampung Walet, dengan cara berbagi daging qurban.

"Alhamdulillah, di hari kemenangan ini, kami bersama keluarga besar kampung Walet Ammar Sasambbo Ading Walet, melaksanakan qurban," Kata Direktur pemasaran Ammar Sasambbo ading walet, Imron, Ahad (10/7).

Daging qurban tersebut lanjutnya, itu dibagikan kepada anak yatim piatu, orang tua jompo dan masyarakat di sekitar Kampung walet.

Berbagi bahagia di hari kemenangan ini, merupakan salah satu ajaran agama Islam, yang telah di contohkan oleh baginda nabi Ibrahim.  Guna memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Ta’ala. Hal tersebut ditunjuk dengan menyembelih seekor hewan kurban domba/kambing ataupun sapi.

Dikatakan, untuk Qurban, setiap tahun Ammar Sasambbo ading walet selalu mengadakan, dan program ini merupakan salah satu program jangka panjang. Termasuk hari ini, dengan mengorbankan satu ekor sapi, dan dagingnya itu dibagikan kepada anak yatim, orang tua jompo dan masyarakat. "Semoga apa yang kami lakukan, diterima oleh Allah," Harapnya. (Ap)