Breaking News

Puncak Peringatan Hari Migran Internasional, Kementrian Tenaga kerja RI Kunjungi Lotim

 


Lombok Timur,  (postkotantb.com) - Lombok Timur menjadi pusat pelaksanaan peringatan hari migran sedunia yang jatuh pada Ahad (18/12) oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Menaker Ida Fauziyah hadir langsung dengan agenda pertama berkunjung dan berdialog di  Desa Anjani, kecamatan Suralaga. Anjani merupakan  satu dari 450 Desa  Migran Produktif (Desmigratif) yang ada di Indonesia.

Menteri Ida yang disambut Sekda Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik, pada kesempatan tersebut mengingatkan masyarakat maupun calon PMI, bahwa bekerja ke luar negeri merupakan pilihan kesempatan kerja yang dapat dipertimbangkan. Akan tetapi ia berharap pilihan tersebut diambil setelah benar-benar siap, termasuk memahami risiko yang dapat timbul.


Karena itu ia menyarankan kepada masyarakat yang berminat mempersiapkan diri dengan kompetensi dan dokumen lengkap, juga informasi sebanyak-banyaknya, baik melalui pusat layanan migrasi di kantor desa, ataupun melalui Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) atau Dinas Tenaga Kerja. Jalur prosedural adalah langkah untuk memberikan jaminan, baik diri sendiri maupun keluarga yang akan ditingalkan.

Terkait Desmigratif ia menyebut  keberadaannya memberikan manfaat, baik bagi desa penerima  maupun desa-desa di sekitarnya, utamanya memberikan upaya perlindungan  maksimal bagi para PMI, sebelum hingga setelah bekerja. Sebab itu ia meminta semua elemen, khususnya pemerintah  hingga tingkat desa dapat bekerja sama untuk menjalankan peran sesuai kewenangannya.

Menaker yang juga menyapa anak-anak pekerja migran di tempat itu menyebut Pemerintah  terus memperkuat salah satu pilar Desmigratif yaitu community parenting. Community parenting ini dimaksudkan  memberikan pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat bahwa pendidikan anak tidak hanya didapat dari orang tua biologisnya.


Masyarakat juga memiliki kewajiban secara bersama-sama mengasuh anak tanpa melihat status biologisnya, terutama kepada anak PMI. Tujuannya agar pendidikan mereka tidak terbengkalai selama ditinggal orang tuanya bekerja ke luar negeri.

Sekda Juani pada kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya atas kehadiran Menaker, juga keberlangsungan program Desmigratif di Lombok Timur. Ia juga berharap ke depan pelayanan kepada pekerja migran dapat terus ditingkatkan.

Menaker Ida selanjutnya menghadiri puncak peringatan yang berlangsung di balai pelatihan vokasi dan produktivitas (BPVP) Lombok Timur. Pada acara tersebut ia menyerahkan sejumlah penghargaan, diantaranya penghargaan Indonesia Migrant Worker Awards kepada Pemda Lombok Timur sebagai Satuan Tugas Pelindungan Pekerja Migran Daerah Asal Pekerja Migran Indonesia Terbaik dalam Layanan Pelindungan Pekerja Migran. (Mul)


0 Komentar

Posting Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close