Breaking News

Polsek Lape Berhasil Ringkus Lima Komplotan Pencuri Tabung Gas

 


Sumbawa Besar, (postkotantn.com) - Polsek Lape berhasil meringkus kawanan atau komplotan pencurian puluhan tabung gas LPG, Selasa (07/03/2023) pukul 11.00 Wita.

Para terduga yang berjumlah 5 orang EF (20), DP (19), RS (18), LM (17), dan DF (20)  semuanya berasal dari Desa Lopok Beru, Kecamatan Lopok.

Sedangkan EAM masih dalam pencarian (pengejaran) dan ditetapkan dalam DPO. Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti 9 buah tabung gas.

Kapolres Sumbawa Polda NTB AKBP Henry Novika Chandra, S.IK.,MH. yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Kasus pencurian itu menimpa H Jalaluddin (52) warga Lopok Beru. Saat itu korban mengaku kehilangan 45 buah tabung gas pada Hari Jumat, 24 Februari 2023. Anggota Polsek yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Upaya ini membuahkan hasil, satu per satu terduga ditangkap.

Awalnya polisi hanya mendapatkan informasi dari korban yang mencurigai EAM alias Kom, terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Namun EAM yang dicari berhasil kabur dan kini dalam pengejaran polisi.

Meski demikian, polisi mengamankan semua rekan terduga. Yakni EF (20), DP (19), RS (18), LM (17), dan DF (20). Awalnya polisi mengamanan DP, EF, RS dan LM, Dalam pemeriksaan, para terduga mengaku diajak EAM melakukan pencurian di kediaman Jalaluddin sekitar akhir November 2022.

Sebanyak puluhan buah tabung gas elpiji digondolnya. Aksi ini dilakukan berulang kali hingga jumlah tabung gas yang diangkut para terduga ini mencapai 45 buah.

Dalam aksinya, kawanan maling ini masuk ke rumah dengan cara memanjat tiang tembok pagar samping rumah korban. Kemudian mengambil sejumlah tabung gas elpiji yang disimpan di teras samping kiri rumah tersebut.

Kini kelima terduga ini telah diamankan di Polsek Lape, guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (Red)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close