Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Pemilu Damai, di Aula Kantor Camat Sekarbela Jalan Dr. Soejono Lingkar Selatan, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Rabu (12/07).

 Mataram (postkotantb.com)- Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril M.BA.,menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Pemilu Damai.

Kegiatan yang diadakan di Aula Kantor Camat Sekarbela Jalan Dr. Soejono Lingkar Selatan, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Rabu (12/07) ini, dalam rangka menciptakan stabilitas Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Diskusi tersebut menghadirkan 4 narasumber. Diantaranya Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto, Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Azis, Ketua KPU NTB, Suhardi Sound dan Ketua Bawaslu NTB, Itratif.

Disamping keempat Narasumber, FGD Sosialisasi Pemilu Damai dihadiri Direktur Intelkam Polda NTB, Direktur Reskrimum Polda NTB, Walikota Mataram, Kapolresta Mataram, Dandim 1606/Mataram, Forkopimda Kota Mataram, Ketua KPU Kota Mataram.

Hadir pula Petugas PPK Se Kota Mataram, Pangwascam Se Kota Mataram, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta Tokoh Pemuda. Ditemui usai kegiatan FGD, Ketua Bawaslu Kota Mataram, Muhammad Yusril mengingatkan bahwa pesta demokrasi sudah dekat.

Sehingga bagi penyelenggara, pengawas, dan masyarakat selaku pemilih, serta segenap kontestan, harus memahami peran dan tugasnya masing-masing.

"Jadi harus paham apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan," pesannya.

Diskusi sosialisasi ini menurutnya, menjadi salah satu momen untuk menyatukan visi misi, agar Pesta Demokrasi bisa berlangsung dengan suka cita dan bahagia. Namun sebaliknya, ini bukanlah tugas yang ringan. Baik bagi KPU, Bawaslu, maupun stakeholder lainya.

"Bagaimanapun juga, pesta ini harus kita laksanakan untuk menentukan siapa saja yang akan meneruskan pembangunan bangsa ini. Baik di tingkat kabupaten, kota  provinsi, maupun pusat, serta menentukan pemimpin bangsa ini ke depan," jelasnya.

"Kami sangat Apresiasi upaya atau langkah yang diambil untuk melaksanakan FGD. sehingga kita semua memiliki kesepahaman agar bagaimana Pemilu Damai tercipta dengan bahagia," tutupnya.(RIN)