Bupati Sumbawa H.Mahmud Abdullah saat memberikan sabutanan pada acara peringatan Malam 1 Muhaarram 1445 H. FOTO IST/JONI JOHARI POSTKOTANTB.COM
Sumbawa Besar (postkotantb.com) - Bupati Sumbawa dan Wakil Bupati Sumbawa menghadiri peringatan Malam 1 Muharram 1445 H yang mengusung tema "Dengan semangat hijrah tahun 1445 H/2023 M Mari kita jalin ukhuwah Islamiyah dengan Azas Penyatuan Ummat Menuju Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban", Selasa malam (18/7/2023) di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Dandim 1607 Sumbawa, Wakapolres Sumbawa, Kajari Sumbawa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Sumbawa, Para Asisten Sekda Kab. Sumbawa, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat Sumbawa, para lurah, tokoh agama, serta para jamaah Mesjid Nurul Huda Kabuoaten Sumbawa.
Acara dimulai dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Rizky Rangga Sabda M, peraih juara harapan III 5 Juz dan Tilawah pada seleksi Tilawatil Qur’an tingkat Provinsi NTB tahun 2023 dan selanjutnya penyampaian 1 Muharram 1445 H, oleh Ustadz Salsah, S.Sos,i., M.Pd.I
Dalam Ceramah tersebut Ustadz Salsah menyampaikan, bahwa bulan Muharram merupakan salah satu di antara empat bulan yang dinamakan bulan haram, yang memiliki sejumlah arti dan keutamaan sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan. Ada dua makna bulan haram. Pertama, bulan tersebut diharamkan untuk berbuat buruk maupun kerusakan. Kedua, larangan berbuat buruk ditekankan karena bulan ini suci dan istimewa, lebih baik dari bulan lainnya.
Sedangkan bagi yang mengamalkan ketaatan akan berbalas pahala. Umat Islam hendaknya mengisi momen Tahun Baru Islam ini dengan memperbanyak berdoa kepada Allah SWT agar mendapatkan Rahmat dari Allah SWT.
Dalam sambutannya Bupati Sumbawa Drs.H.Mahmud Abdullah menyampaikan, melalui peringatan ini kita dapat mengambil pelajaran berharga dari peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW, kita dapat belajar tentang pentingnya persatuan, kerjasama, dan semangat gotong royong dalam membangun komunitas yang kuat dan berdaya.
Hijrah bukanlah sekedar perpindahan pisik, tetapi juga perubahan dalam sikap mental, spiritual, dan sosial. Mari kita semua berhijrah menuju kebaikan, meninggalkan semua perbuatan buruk dan memperkuat ikatan kekeluargaan serta persaudaraan sesama ummat Islam.
Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk saling menguatkan ikatan silaturrahim dan menjaga keberagaman sebagai aset berharga dalam membangun daerah kita. Tutup Bupati. (Ari)



0Komentar