Dandim 1607/Sumbawa Letkol Czi Eko Cahyo Setiawan, SE., M.han (empat dari kiri), saat menghadiri acara pembukaan Festival seni Qasidah tingkat Prov NTB di halaman kantor Bupati Sumbawa, Rabu (02/8/2023).


Sumbawa Besar (postkotantb.com) - Festival Seni dan Qasidah itu mengusung tema “Melalui Festival Seni dan Qasidah kita kembangkan Musik Islami untuk mewujudkan masyarakat sejahtera”.

Secara resmi Festival ini dibuka oleh Gubernur NTB yang ditandai dengan pemukulan Rebana, Rabu (02/8/2023).


Hal tersebut disampaikan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Czi Eko Cahyo Setiawan, SE., M.han, disela sela menghadiri acara pembukaan Festival seni Qasidah tingkat Prov NTB di halaman kantor Bupati Sumbawa, Rabu (02/8/2023).

Pada kesempatan tersebut Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan, festival seni Qasidah dan gambus merupakan upaya pengembangan potensi seni budaya Islam pada masyarakat, sekaligus memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai budaya Islam. Kata Gubernur.

“Melalui seni Qasidah dan gambus yang kita bina terus menerus demi terwujudnya Provinsi NTB yang aman, damai dan sejahtera untuk kita bersama,” terang Gubernur.

Senada dengan  yang disampaikan Gubernur, Dandim mengungkapkan, bahwa seni sebagai media dakwah yang diharapkan memiliki dampak luas, untuk terus mensiarkan nilai-nilai Islam yang damai dan Rahmatan Lilalamin.


Sebagi salah satu kekayaan dan khazanah budaya bangsa, termasuk nilai kearifan lokal, seni Qasidah sudah sepantasnya mendapat perhatian warga Sumbawa khususnya dan  masyarakat NTB pada umumnya untuk terus dilestarikan.jelas Dandim.

“Tujuan kegiatan festival ini untuk melestarikan seni Islam yang sudah mulai terkikis oleh budaya modern. Wariskan serta perkenalkan kepada masyarakat keluhuran seni membangun dan memperkuat tali silahturahmi dalam ukuwah Islamiyah,” ini sangat postif urai Dandim.


Dandim juga menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seniman budayawan yang mampu dan merawat seni musik Qasidah dengan baik, sesuai konteks hari ini dan masa mendatang agar tidak hilang ditelan waktu, Tandas Dandim.

Sementara ketua Panitia Festival Seni dan Qasidah Tingkat Provinsi,
DPD Lasqi Kabupaten Sumbawa Ibu Sofia Noviantri Rayes Mahmud Abdullah yang pada intinya menyampaikan bahwa, festival ini diikuti oleh 3.500 peserta dari berbagi Kabupaten se-Provinsi NTB, semoga dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat khususnya umkm dan pelaku usaha karena banyaknya jumlah peserta tentunya akan berpengaruh pada perputaran ekonomi. jelasnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut : Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc, Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah beserta dan ibu Ketua DPD LASQI Kabupaten Sumbawa Sofia Noviantri Rayes Mahmud Abdullah, Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd, Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi S.J., S.H, Dandim 1607/ Sumbawa Letkol Czi Eko Cahyo Setiawan, S.E., M.Han, Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin, S.I.K., M.IP.
Kajari Sumbawa Dr. Adung Sutranggono, S.H., M.H.
Ketua Pengadilan Negeri  kab. Sumbawa Kasrena, S.H., M.M, Ketua MUI Kabupaten Sumbawa Ustadz Syukri Rahmat, S.Ag, Ketua DPW LASQI Prov NTB Ibu Hj. DR. Niken Saptariani Widiakusuma, S.E., M.Si, Para Ketua DPD LASQI se Provinsi NTB, Para Staf Ahli dan Asisten Pemkab Sumbawa, Para Kepala OPD, SKPD ASN dan BUMD serta BUMN Kab Sumbawa.
Para Toga, Tomas, Todat serta para peserta pawai Festival LASQI se Provinsi NTB. (Ari)