Saurim, Kepala Desa Batu Jangkih Praya Barat Daya Lombok Tengah. Foto Ist/Lalu Irsyadi/postkotantb.com Biro Loteng
Lombok Tengah (postkotantb.com) - Peresmian pembangunan ruas jalan
Lendang bao Desa Batu Jangkih menuju Kebon jeruk Desa Montong Sapah Kecamatan Praya Barat Daya Lombok tengah sepanjang 5 kilometer disambut suka cita yang mendalam oleh masyarakat.
Bahkan, Kepala Desa Batu Jangkih menyebut warga kini telah merdeka. Sebab, jalan aspal ini sudah sangat lama diimpikan dan dinantikan. Seperti merindukan air ditengah kemarau panjang yang menderitakan.
Turut hadir diacara peresmian proyek infrastruktur oleh Pemerintah Kabupaten Lombok tengah berkenaan hari Bhakti PU ke-78 tahun 2023. Kades Saurim ikut merasa terharu dan bahagia.
Menurutnya, jalan yang layak adalah kebutuhan yang paling utama dalam meraih kemajuan. Kalau jalan sudah bagus, apapun yang kita inginkan, kemanapun kita tuju pasti akan sampai atau terwujud.
" Saya tau betul bagaimana kondisi jalan ini sangat memperihatinkan, lebih dari 40 tahun arus aktifitas kehidupan masyarakat tersendat, semua serba sulit, tapi kini alhamdulillah, merdeka sudah," tuturnya kepada postkotantb.com, Kamis (21/12/2023).
Jalan tersebut, paparnya, dinilai miliki peran penting dan krusial. Bukan hanya jadi penyokong kebutuhan warga. Tapi juga sebagai jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Lombok tengah dan Lombok Barat. Sebagai pintu masuk keluar perbatasan.
" Tidak bisa dipungkiri, keberlangsungan ekonomi cukup diandalkan lewati jalur tersebut untuk melakukan jual beli, warga banyak memasarkan hasil tani atau kebun nya ke Lobar, kejar pasar pelabuhan Lembar, butuh waktu lama dan biaya besar saat jalan rusak, tentu kalau sudah bagus,semua akan lancar" jelasnya.
Dalam hal ini, Desa Batu jangkih juga pasti diuntungkan. Karena transaksi ke Lobar banyak. Apalagi berbicara pariwisata. Bagian selatan sekarang sudah terkenal jadi Daerah wisata. Banyak tamu atau wisatawan lalu lalang lewati Batu jangkih. Tentu banyak yang mampir untuk berbelanja. Dan kebetulan wilayah Desa Batu Jangkih juga sebagai pusat perdagangan yang menghubungkan banyak Desa sampai Lintas Kabupaten.
" Setelah tau jalannya bagus, sekarang banyak bule yang bahkan keliling bersepeda, mau ke sekotong jadi dekat begitupun sebaliknya kalau ke selong KEK Mandalika jadi tidak jauh," paparnya.
Perubahan dan perkembangan ini tentu menuntut dirinya untuk terus berbenah. Ia bertekad akan terus berupaya benahi wajah Desa dimulai dari penampakan Kantor Desa, peningkatan kapasitas SDM, pengelolaan potensi Desa, pemberdayaan masyarakat, infrastruktur, dan lainnya untuk menggenjot PADes demi kesejahteraan dan kemajuan untuk Batu Jangkih Bahagia. (Irs)


0Komentar