Breaking News

Dewan Kelan Komitmen Perjuangkan Permodalan Pelaku Ekonomi Kreatif

H. Lalu Kelan, S.Pdi, selaku Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah (Loteng), saat diwawancarai media postkotantb.com di meja kerjanya, Selasa (16/01).

Lombok Tengah ( postkotantb.com )-
Dalam proses menyusun pembahasan Ranperda, Ketua komisi II DPRD Lombok Tengah (Loteng) Bidang Ekonomi dan Keuangan, H.Lalu Kelan, S.Pdi., mengajak para anggota di komisi tersebut solid  memperjuangkan pengembangan ekonomi kreatif. Terutama soal akses permodalan.

Menurutnya, situasi kondisi masyarakat ekonomi kreatif semakin sulit membuka pasar tradisional. Apalagi ditengah arus perkembangan ritail modern, seperti Alfamart dan Indomaret yang kian menjamur hingga pelosok Desa di Loteng.

Padahal sudah dibuat aturan, jaraknya harus per 1 kilo atau per 10 ribu jiwa baru dibolehkan. Inu lni tentu dapat menggusur eksistensi UMKM.

"Ekonomi kreatif sudah diperdakan dan sekarang dibahas kembali, atas inisiatif Dewan. Karena sosialisasi dan pelaksanaan soal bagaimana ekonomi kreatif ini di bawah nihil, kita ingin masyarakat bisa pahami dan bisa terlaksana," sindir Miq Tuan Kelan, sapaannya saat ditemui media ini, Selasa (16/01).

Ia menilai, untuk mengatasi ketimpangan soal keberadaan retail modern memang cukup sulit. Hal ini disebabkan, regulasi pemda belum jelas, terutama yang kaitannya dengan pendapatan daerah.

"Apalagi, retail modern ini langsung kerjasama dengan pemilik lahan melalui sistem penyewaan. Kalau diputus sepihak misalkan untuk kita larang, tidak bisa. Melanggar undang-undang," keluhnya.

Maka satu-satunya jalan menyelamatkan masyarakat ekonomi kreatif dan UMKM lanjut Kelan, dengan cara menyokong permodalan. Baik itu akan disalurkan melalui pokir, atau sumber dana lainnya.

"Ini yang akan didiskusikan lebih lanjut untuk coba diusulkan. Soalnya selama ini dalam bentuk uang belum ada. Hanya berupa pengadaan barang saja seperti pemberian gerobak, kendaraan roda tiga ataupun komoditi sembako yang dijual," jelasnya.

"Kita akan coba buatkan Perda untuk berikan permodalan ke UMKM atau pelaku ekonomi kreatif, semoga bisa terealisasi," harapnya.(IRS)

0 Komentar

Posting Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close