Breaking News

Sat Lantas Polres Loteng Evakuasi Korban Laka Lantas di Bundaran Masjid Jamiq Praya.

 


Lombok Tengah (postkotantb.com) - Satuan Lalu-Lintas Polres Lombok Tengah evakuasi korban laka lantas di bundaran Masjid Jamiq depan kantor Telkom Praya yang menyebabkan salah satu pengendara roda dua meninggal dunia.

“Korban meninggal atas nama saudari Hj. Muhnep (50) pengendara roda dua merupakan warga Desa Batujai kecamatan Praya Barat Daya,” kata Kasat Lantas Iptu Abdul Rachman STrK., SIK saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/5).

Rachman menuturkan Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (14/5) sekitar pukul 16.30 wita antara sepeda motor Yamaha Mio DR 6381 BC yang dikendarai saudari Hj.Muhnep bertabrakan dengan kendaraan roda enam Mitsubishi Colt Diesel DR 8479 SO yang di kemudikan saudara Marzuki (30).


“Tabrakan terjadi di bundaran Masjid Jami tepatnya di depan kantor Telkom Praya di mana saat itu pengendara sepeda motor datang dari arah barat menuju utara saat di TKP datang kendaraan truk dari arah timur menuju utara kemudian terjadi tabrakan,” ujar Kasat Lantas.

Atas kejadian tersebut, kata Kasat Lantas, korban bersama kendaraannya terseret sejauh 17 meter dari TKP tabrakan, pihaknya dibantu masyarakat melakukan evakuasi terhadap korban yang terjepit di bawah kolom ban depan kendaraan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala.

“Kami sempat membawa korban ke RSUD Praya, namun nyawa korban tidak bisa tertolong, karena mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal oleh pihak dokter,” Terang Kasat Lantas.


Saat ini pengemudi truk bersama barang bukti diamankan di Unit Laka Sat Lantas Polres Lombok Tengah untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Pengemudi truk saudara Marzuki yang merupakan warga Desa Aik Darek kecamatan Batukliang, saat ini sementara kita amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tutup Kasat Lantas. (Red)

0 Komentar

Posting Komentar
DISCLAIMER: POST KOTA NTB menggunakan iklan pihak ketiga ADSTERRA. Kami tidak bisa sepenuhnya mengatur tayangan iklan. Jika muncul tayangan iklan yang dianggap melanggar ketentuan, harap hubungi kami untuk kami tindaklanjuti.

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close