Sumbawa Barat, (postkotantb.com) — Rangkaian kompetisi Liga ASKAB PSSI Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2025 resmi ditutup oleh Bupati Sumbawa Barat H.Amar Nurmansyah, ST., M.Si. Penutupan berlangsung di Alun-Alun Kota Taliwang dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., Ketua DPRD Kaharudin Umar, Wakil Ketua DPRD Merliza, serta Vice President of Social Impact PT. AMMAN Mineral Nusa Tenggara, Priyo Pramono. Kompetisi yang bergulir sejak 11 Juni hingga 10 Agustus ini mempertemukan 72 klub dari Liga 1 hingga Liga 3 di empat venue utama: Murak, Seteluk, Sermong, dan GOR Mangga Parang. Partisipasi aktif penonton, pelaku UMKM, dan perangkat pertandingan turut memeriahkan setiap laga.
Ketua Badan Liga ASKAB PSSI KSB, Norvie Aperiansyani, melaporkan jalannya kompetisi dengan antusiasme penonton yang meningkat signifikan dan kelancaran tugas perangkat pertandingan. “Kompetisi kali ini memecahkan rekor keikutsertaan dan mendongkrak peran UMKM lokal,” ujarnya Rabu (13/08/2025).
Menanggapi laporan tersebut, Vice President Social Impact PT. AMNT, Priyo Pramono menyampaikan apresiasi atas semangat panitia dan kualitas penyelenggaraan. “Dukungan AMMAN akan terus berlanjut untuk membuka ruang bagi generasi muda berkembang melalui olahraga,” tambahnya.
Priyo Pramono kemudian menegaskan rencana perencanaan bersama Pemkab Sumbawa Barat tidak hanya pada sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lain. Ia menilai model kompetisi ini efektif dalam memberdayakan anak muda serta mendorong perekonomian lokal. Norvie Aperiansyani menambahkan, bahwa keberhasilan penyelenggaraan akan menjadi tolok ukur peningkatan profesionalitas dan antusiasme masyarakat pada musim berikutnya.
Dalam sambutan penutup, Bupati menyatakan bahwa Liga ASKAB tahun ini menunjukkan peningkatan kualitas dibanding tahun sebelumnya. Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak, termasuk panitia, klub peserta, dan sponsor. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kompetisi di masa mendatang. “Target kita selanjutnya adalah meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi NTB 2026,” ujarnya.
Bupati menekankan, bahwa bagi klub yang belum meraih juara, kondisi ini bukan kegagalan melainkan keberhasilan yang tertunda. Seremoni ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan pengumuman resmi berakhirnya Liga ASKAB 2025. (Amry)





0Komentar